OKI: Saudi Telah Lakukan Tindak Pidana Serius Memfitnah Yaman Serang Mekkah

mekkah

VOA-ISLAMNEWS.COM, TEHERAN – Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa Teheran belum mengambil keputusan terkait partisipasi dalam pertemuan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk membahas kebohongan Arab Saudi yang mengatakan bahwa Mekkah al-Mukarramah menjadi target serangan rudal, ini jelas sekali Riyadh melakukan kebohongan cerita ini untuk tujuan politiknya di kawasan timur tengah. (Baca: Ulama Yaman Kecam Media Saudi yang Sebarkan Berita Hoax Houthi Serang Ka’bah-Mekkah)

Menteri Luar Negeri Iran menuduh Arab Saudi merekayasa berita bohong dan mengeksploitasi tempat-tempat suci umat Islam untuk tujuan politik. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi mengatakan, “Semua orang mengetahui bahwa berita tentang peluncuran rudal Yaman yang menargetkan Mekkah tidaklah benar”. Ia menekankan bahwa, “Tidak mungkin bagi seorang Muslim terlepas dari keyakinannya, akan menerima kota suci mereka yakni Madinah dan Mekkah di serang”.

Dia melihat bahwa Saudi tengah berusaha menyebarkan “kebohongan sejarah dan kesalahan besar yang tidak mungkin dibenarkan di dunia saat ini”. (Baca: Houthi Serang Mekkah dengan Rudal, Benarkah?)

Berkaitan dengan pertemuan darurat OKI yang akan diselenggarakan di Mekkah untuk membahas masalah ini, Ghasemi mengatakan bahwa Teheran belum mengambil keputusan apakah akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut atau tidak, seperti dilansri almayadeen (08/11).

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyerukan pertemuan darurat di tingkat Menteri Luar Negeri untuk membahas apa yang telah diungkapkan Saudi bahwasanya Mekkah al-Mukarramah telah menjadi target serangan Rudal Yaman. (Baca: “ISLAM” Saudi Rasa Israel)

Komite Eksekutif OKI yang mengadakan pertemuan di tingkat Menteri pada sabtu lalu mengatakan bahwa tuduhan Saudi yang menyebutkan bahwa Mekkah al-Mukarramah menjadi target serangan rudal Yaman sebagai “tindak pidana dan ancaman yang serius bagi keamanan, stabilitas dan kedaulatan Arab Saudi”. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment