Operasi Jarablus, Teater Konyol Turki yang Disutradarai AS

13950605000208_test_photoi.jpg

Rabu, 31 Agustus 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, JARABLUS – Seorang legislator senior Suriah menggarisbawahi bahwa penyebaran tentara Turki di kota Jarabulus, Aleppo, adalah pertunjukan teater konyol yang disutradarai oleh Washington.

“Pendudukan Jarabulus oleh tentara Turki adalah permainan konyol dan hanya sebuah film Hollywood, dan Amerika terampil dalam memproduksi film tersebut,” ungkap Omar Owsi sebagaimana dikutip oleh surat kabar al-Watan, Selasa (30/08). (Baca juga:Damaskus: Dukung Turki Berarti Dukung Terorisme)

Ia menegaskan bahwa Turki tidak pernah berniat untuk memerangi ISIS dengan menempatkan pasukannya di Jarabulus. Owsi menjelaskan bahwa 48 jam sebelum serangan, para teroris ISIS dibagi menjadi dua kelompok; satu kelompok pindah ke Turki yang kemudian kembali ke Jarabulus menggunakan tank-tank Turki, dan kelompok lainnya bergerak menuju al-Bab dan berkumpul di sana karena kota ini masih merupakan kubu utama ISIS di bagian Timur Laut dari Suriah.

Anggota parlemen Suriah lain mengungkap bahwa tidak pernah benar-benar ada pertempuran melawan ISIS di Jarabulus dan teroris ISIS meninggalkan kota atas perintah Ankara, menambahkan bahwa posisi para pejuang Kurdi yang justru berada dalam serangan Turki. (Baca juga:Obama Dijadwalkan Bertemu Erdogan Bahas Suriah)

“Militer Turki masih melakukan pemboman dan menargetkan posisi separatis Kurdi, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), dekat Jarabulus,” kata Ahmad Mare’i kepda FNA pada hari Sabtu lalu.

Menekankan para pengamat mengetahui bahwa Turki berupaya meningkatkan citra teroris dengan melibatkan militant pemberontak Tentara Pembebasan Suriah (FSA) dalam perkembangan Jarabulus, ia berkata, “Apa yang terjadi di Jarabulus sebenarnya adalah tidak ada pertempuran nyata karena tidak ada perang yang sebenarnya di sana dan ISIS mundur dalam sebuah langkah yang menunjukkan bahwa kelompok teroris itu telah menerima perintah dari luar negeri pihak (Turki) untuk mengevakuasi kota.” (Baca juga:Biden Temui Erdogan, Turki Menyerang Suriah, Bisnis Berjalan Seperti Biasa)

Mare’i menggarisbawahi bahwa tentara Turki tidak berpartisipasi dalam operasi di Jarabulus untuk mendukung rakyat Suriah, melainkan berusaha untuk menghentikan kemajuan pasukan Kurdi ‘di wilayah tersebut. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment