Pakistan Panggil Utusan India Terkait Penembakan 7 Tentaranya

1033410012-e1479139216119.jpg

Selasa, 15 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ISLAMABAD – Pakistan telah memanggil utusan India untuk memprotes pembunuhan yang menimpa tujuh tentara, yang diduga telah ditembak dari seberang perbatasan. Menteri Pertahanan Pakistan memperingatkan bahwa ketegangan yang terus mningkat bisa jadi lepas kendali.

Ketegangan kembali meningkat antara India dan Pakistan setelah adanya serangan penembakan pada pada Minggu malam. Pakistan telah menuduh India menewaskan tujuh tentara perbatasannya dan memanggil Komisioner Tinggi India untuk Pakistan Gautam Bambawale, dan mengajukan protes atas kekerasan yang terjadi. (Baca juga:Akademi Polisi Pakistan Diserang Militan, Ratusan Taruna Jadi Sandera)

“Tujuh tentara (Pakistan) telah menggapi syahadah (syahid) di Garis Kontrol (LoC) akibat pelanggaran gencatan senjata oleh pasukan India pada larut malam terakhir,” lapor sayap Media militer Pakistan, Inter-Services Public Relations (ISPR), pada hari Senin (14/11). Kementerian Luar Negeri Pakistan juga mengeluarkan serangkaian tweet yang mengutuk ‘penembakan terus menerus tanpa alasan’ oleh India.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, dalam sebuah wawancara dengan Radio Pakistan, menyerukan kepada masyarakat dunia untuk memperhatikan provokasi India dan memperingatkan bahwa eskalasi ketegangan antara kedua tetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu bisa menimbulkan bencana bagi seluruh wilayah. (Baca juga:Perdana Menteri India; Pakistan Negara Pensuplai Teroris)

Pada bulan lalu, lebih dari selusin tentara India telah kehilangan nyawa mereka. Telah terjadi penembakan lintas perbatasan sejak India melakukan ‘operasi penembakan’untuk membalas kematian 19 tentara mereka dalam serangan teroris di base camp militer Uri pada bulan September. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment