Palmyra kembali di Bebaskan dari ISIS oleh Pasukan Suriah

Jum’at, 03 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, PALMYRA – Damaskus dan Kremlin pada hari Kamis (02/03) menyatakan bahwa Tentara Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, telah mengambil kembali kendali atas kota kuno Palmyra (Tadmur) dari kelompok teroris ISIS.

Sekretaris pers Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Kamis bahwa Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu telah melaporkan kepada komandan tertinggi, Presiden Vladimir Putin, bahwa kota bersejarah Palmyra di provinsi Homs telah dibebaskan.

Beberapa jam setelah Moskow menyatakan pembebasan Situs Warisan Dunia UNESCO di provinsi Homs, Komando Umum Angkatan Darat Suriah juga menegaskan laporan tersebut.

Pasukan tentara Suriah menghancurkan garis pertahanan ISIS di Palmyra pada Rabu malam dan memasuki kota kuno setelah membebaskan Segitiga Palmyra dan Castle, memotong rute pasokan ISIS menuju kota bersejarah tersebut.

Menurut laporan, para teroris ISIS meninggalkan sebagian besar kota sebelumnya hari ini setelah menanam bom di rumah-rumah dan jalan-jalan.

ISIS menggebrak dengan melakukan operasi besar-besaran pada tanggal 8 Desember dengan ribuan pasukan di provinsi Homs untuk kembali merebut Palmyra yang dibebaskan oleh Angkatan Darat Suriah pada Maret 2016.

Kelompok teroris akhirnya memasuki kota Palmyra pada tanggal 10 Desember, tetapi pasukan Rusia dan Suriah bisa mengusir serangan, dan membunuh ratusan dari mereka. (ARN)

Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment