Parlemen Rusia: Mengapa AS dan Eropa Tutup Mata atas Kebrutalan Saudi di Yaman ?

dewan-rusia

Senin, 10 Oktober 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Ketua Dewan Federasi Rusia Komite Urusan Luar Negeri, Konstantin Kosachev, meragukan bahwa Barat akan memulai sebuah penyelidikan yang tidak bias dalam kejahatan perang yang telah dilakukan Arab Saudi di Yaman.

Kosachev menuliskan ketidak percayaannya ini di halaman Facebook pribadinya pada hari Sabtu, pasca serangan brutal kerajaan di negara miskin tetangganya itu.

“Jika Amerika dan sekutu Eropa mereka punya hati nurani, maka akan mengalir badai kecaman terhadap Arab Saudi, dengan ancaman sanksi dan tuntutan untuk segera melihat ke dalam kejahatan perang dari negara yang yang telah membom Yaman selama satu setengah tahun itu, “kata Kosachev sebagaimana dikutip TASS, “Namun, bagaimanapun juga saya merasa hal itu tidak akan pernah terjadi.”

Anggota parlemen itu mengklaim bahwa karena jika sampai hal itu terjadi, AS berani benar-benar mengecam dan menyelidiki kejahatan Saudi, maka Riyadh akan melaksanakan ancamannya untuk menjual aset AS senilai 750 miliar dolar.

Laporan terbaru mengatakan bahwa jumlah korban tewas dan terluka dalam serangan brutal Saudi di sebuah upacara pemakaman Yaman telah mencapai 900 orang. Korban tewas dalam serangan Saudi kali ini adalah salah satu yang terbesar dalam satu insiden sejak Maret 2015, ketika rezim Riyadh memulai kampanye mematikan untuk menghancurkan Houthi dan dan mengembalikan kekuasaan. [VOAI]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment