Pasukan Rusia Kembali Temukan Jejak Serangan Senjata Kimia di Aleppo

senjata_kimia.jpg

Sabtu, 26 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ALEPPO – Jejak senjata kimia yang digunakan oleh militan yang didukung Barat dan sekutu regionalnya terhadap warga sipil di provinsi Aleppo, kembali ditemukan oleh Unit pertahanan perang kimia Rusia.

Kali ini, Pasukan Radiologi Rusia, dari Pertahanan Kimia dan Biologi (RChBD), ditemukan sebuah kerang yang mengandung gas mustard, RT melaporkan pada hari Jumat.

Proyektil yang ditemukan sebelumnya digunakan terhadap warga sipil di sebuah desa di provinsi Aleppo pada bulan September, yang menimbulkan luka pernafasan pada 40 orang.

“Sebuah analisa singkat mengenai isi [amunisi] dilakukan dengan menggunakan spektrometer inframerah portabel mengungkapkan adanya paparan vesicants, agen senjata kimia sulfur mustard,” kata seorang perwakilan RChBD. Vesicant adalah senyawa antineoplastik yang mungkin menyebabkan beberapa kerusakan jaringan jika keluar dari sistem pembuluh darah.

senjata_kimia_635922626115764954_25f_4x3

Menurut RT, senjata kimia yang digunakan adalah buatan sendiri dari mortir mentah berukuran 240-mm , dengan kapsul di bagian belakang. kapsul berisi 0,5-1,5 liter cairan berminyak hitam, yang terbukti mengandung zat kimia.

Perwakilan RChBD lebih lanjut mengatakan, “Kami telah mengambil kira-kira 20 sampel dari kerang senjata kimia. Setelah disegel ketat dan dikirim ke Pusat Penelitian di Rusia untuk penyelidikan lebih lanjut.”

Pada tanggal 11 November, Departemen Pertahanan mengutip RChBD yang mengatakan bahwa mereka telah menemukan proyektil serupa yang mengandung “klorin dan fosfor putih” di distrik 1070 ibukota Aleppo. [voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment