Patut Ditiru!!! Demokrasi Santun dan Agamis Ala Lebanon

presiden-lebanon.jpg

Rabu, 2 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Setiap mendengar kata “Lebanon” maka yang muncul di pikiranku adalah Hizbullah. Punya peran penting dalam perang Lebanon melawan Israel menyangkut konflik perbatasan negara.

Hizbullah memiliki arti Partai Allah/Tuhan (red.wikipedia) merupakan organisasi politik Islam di Lebanon dan memiliki paramiliter yang sangat ditakuti sekaligus disegani oleh Israel dan negara tetangga Timur Tengah lainnya.

Lebanon adalah sebuah republik demokratis parlementer, yang memberlakukan sebuah sistem khusus yang dikenal sebagai konfesionalisme. Sistem ini, yang dimaksudkan untuk menjamin bahwa konflik sektarian akan dapat dihindari, berupaya untuk secara adil mewakili distribusi demografis aliran-aliran keagamaan dalam pemerintahan.

Lebanon tidak mengenal istilah mayoritas-minoritas, tidak mensyaratkan agama anu-agama ani dalam menempatkan seseorang sebagai pemimpin di negerinya. Karena mereka benar-benar memahami arti bernegara di tengah kemajemukan.

Hari ini Michel Aoun terpilih dan dilantik oleh parlemen sebagai presiden ke-13. Pelantikan Aoun mengakhiri kekosongan politik 2,5 tahun sejak ditinggalkan oleh mantan Presiden Michel Suleiman tahun 2014 lalu.

Aoun pemimpin Gerakan Patriotik Bebas (FPM), blok Kristen terbesar di Parlemen Lebanon. Semoga Indonesia banyak berkaca kepada Lebanon dalam mencari seorang pemimpin. [VOAI]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment