Pemerintah Brasil Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional Pasca Kecelakaan Pesawat

2800

Kamis, 01 Desember 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BRASILIA – Brasil menyatakan tiga hari berkabung nasional setelah pesawat yang membawa tim sepak bola Chapecoense jatuh di Kolombia pada hari Selasa dini hari, menewaskan 71 orang yang terdiri dari para pemain, wartawan dan awak.

Enam dari 77 orang di pesawat – tiga pemain, dua kru dan seorang wartawan – selamat dari bencana. Salah satu pesepakbola yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan pesawat meninggal kemudian di rumah sakit.

Seorang fotografer Reuters di tempat kejadian mengatakan puluhan mayat diletakkan dan ditutupi dengan lembaran kain di sekitar reruntuhan, sekitar 30 penyelamat, polisi dan personil militer mencari lokasi kecelakaan. Ia mengatakan, pesawat telah terbelah dua dengan hanya moncong dan sayapnya saja yang bisa dikenali, ujung ekor bahkan hancur.

CNN melaporkan pada hari Selasa (29/11) bahwa Tim sepak bola Brasil dari klub kecil, Chapecoense Real, berada di pesawat itu. Pesawat LAMIA itu jatuh di dekat La Ceja, jauh di luar Medellin.

Pesawat naas itu terbang dari Bandara Viru Viru di Santa Cruz, Bolivia. Seharusnya pesawat mendarat di Bandara Jose Maria Cordova, bandara terbesar kedua yang terletak di kota Medellin, Kolombia.

Namun, pesawat itu “telah jatuh”. Demikian kata Mauricio Parodi, Direktur Manajemen Bencana Provinsi Antioquia, Kolombia, kepada wartawan.

Otoritas Bandara Jose Maria Cordova di Medellin, di mana pesawat itu seharusnya mendarat, mengatakan, cuaca buruk membuat lokasi kecelakaan hanya dapat diakses melalui jalan darat.

Petugas bandara mengatakan, pesawat itu mengangkut tim sepak bola Brasil, yang sedianya akan bermain melawan tim Atletico Nacional Medellin pada laga final Sudamericana, Rabu (30/11).

LigaSudamericana setara dengan Liga Eropa. Chapecoense adalah klub terbesar ke-21 di Brasil dalam hal pendapatan pada tahun 2015. (voai)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment