Pemimpin Houthi Sebut Pembatasan Haji Mirip dengan Penghinaan Israel atas Masjidil Aqsha

pemimpin_houthi.jpg

Rabu, 14 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, YAMAN – Pemimpin gerakan Houthi Ansarullah Yaman mengecam Arab Saudi atas kegagalan dalam penanganan ibadah haji, dan mengatakan pembatasan kuota haji yang dikenakan pada umat Islam mengingatkan kita pada penodaan Israel terhadap Masjid al-Aqsa.

Dalam pesannya kepada Yaman pada kesempatan Idul Adha (Hari Raya Kurban) yang jatuh pada Senin tahun ini, Abdulmalek Badreddin al-Houthi mengatakan Arab Saudi telah merampas umat Islam dari menjalankan ibadah haji tahun ini, karena alasan politik sama seperti orang-orang Palestina yang dilarang memasuki Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki oleh Zionis Israel.

Dia mengatakan penguasa Saudi tidak memiliki hak untuk mengklaim kontrol penuh atas Kabah dan Masjidil Haram di Mekkah dan memblokir akses peziarah ke tempat-tempat suci, dan menambahkan bahwa tidak ada pembenaran bagi kerajaan untuk mencegah umat Islam dari melakukan tugas keagamaan haji.

Komentar itu muncul setelah tahun ini, Arab Saudi melarang orang-orang Iran menunaikan ibadah haji. Iran telah membatalkan partisipasi dalam ritual haji tahun ini, karena masalah keamanan dan rintangan yang dibuat oleh Arab Saudi yang berusaha melakukan ritual.

Keputusan Pemimpin Revolusi Islam Iran dimaksudkan untuk mencegah terulangnya serangkaian insiden mematikan, termasuk tragedi mematikan pada 24 September 2015 di Mina, di mana ribuan peziarah, termasuk 465 warga Iran, tewas. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment