Penolakan Turki Atas Klaim AS soal Gencatan Senjata dengan Kurdi

erdogani

Kamis, 01 September 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Turki pada hari Rabu menolak klaim AS, yang mengatakan bahwa pasukan Turki telah mencapai kesepakatan untuk jeda sementara dengan milisi Kurdi di Suriah utara.

Menteri Urusan Uni Eropa Turki, Omer Celik mengatakan, “Kami tidak menerima dalam keadaan apapun sebuah ‘kompromi atau gencatan senjata yang dicapai antara Turki dan elemen Kurdi’. Republik Turki adalah negara berdaulat, yang sah. Anda tidak bisa mengatakan negara itu telah mencapai kesepakatan dengan teroris”. (Baca juga: Suriah Kutuk Operasi Lintas Batas Turki Sebagai Pelanggaran atas Kedaulatan Negara)

Turki memandang Partai Serikat Demokratik Kurdi (PYD) dan sayap bersenjatanya, YPG, sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), sebuah kelompok militan terlarang, yang telah mengobarkan perang di Ankara selama tiga dekade terakhir untuk membentuk otonomi Kurdistan . YPG, bagaimanapun, didukung oleh AS dalam memerangi ISIS.

Celik menambahkan: “kegiatan PYD di Suriah utara menguntungkan kelompok teror, bukan orang-orang Kurdi.”

Perdana Menteri Binali Yildrim mengatakan bahwa “operasi akan berlanjut sampai semua ancaman terhadap warga Turki telah dieliminasi. Terlepas dari pernyataan yang dibuat, situasi jelas: PKK, PYD, YPG semua sama dan menyakiti Turki. Kami bertekad teguh dalam sikap kami”. (Baca juga: Erdogan: Turki Akan Habisi Kurdi di Suriah)

Pada hari Selasa, AS telah mengumumkan bahwa pasukan Turki dan YPG telah mencapai “kesepakatan ” untuk mengakhiri pertempuran di Jarablus dan fokus pada memerangi ISIS.

Kolonel John Thomas, juru bicara komando sentral AS, mengatakan kepada AFP, “Ini adalah kesepakatan yang longgar untuk setidaknya beberapa hari dan kami berharap bahwa hal ini akan makin kuat.” Ia menambahkan bahwa Turki dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang terdiri dari pejuang Kurdi dan Arab, telah membuka komunikasi antara satu sama lain begitupula dengan AS. Ia menggambarkan perjanjian itu sebagai sesuatu yang “menggembirakan”. (Baca juga: Turki Bombardir Kurdi Suriah di Aleppo)

Pekan lalu, Turki melancarkan serangan terhadap militan ISIS dan Kurdi secara bersamaan. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment