Penyebaran Narkoba Banjiri Kamp-kamp Pengungsi di Falujjah

Internally displaced Iraqis at a camp outside Fallujah, Iraq, Monday, June 14, 2016. The U.N. estimates about 50,000 civilians are trapped inside the city and that 42,000 people have fled Fallujah since a military operation to retake the city began in late May. Organizations such as MSF and The Norwegian Refugee Council say the number of those who've fled is closer to 30,000, lower than the U.N. estimate. (AP Photo/Hadi Mizban)

VOA-ISLAMNEWS.COM, BAGHDAD – Dewan Majelis Al-Amiriah, selatan kota Falujjah, pada hari Selasa (06/09), mengungkap fenomena penyebaran narkotika di beberapa kamp-kamp pengungsi, sambil menyerukan pada pemerintah setempat dan aparat keamanan untuk melawan fenomena ini secara ketat. (Baca: Netizen Kecam Fatwa Halal Penggunaan Narkoba Bagi Pria Beristri Jelek)

Anggota Dewan Khudair Ar Rasyid mengatakan, fenomena penyebaran obat-obatan terlarang dan penyalahgunaan zat-zat kimia menyebar di dalam kamp-kamp pengungsi Al-Amiria, Falujjah. Meskipun langkah-langkah keamanan telah diambil oleh aparat keamanan, dzat-dzat kimia dalam jumlah besar masih dapat ditemukan di kamp-kamp tersebut. Ini, tentu sangat berbahaya dan harus ditanggulangi sebelum penyebarannya tidak terkontrol nantinya.

Rasyid juga menambahkan bahwa pemerintah daerah dan aparat keamanan berusaha memerangi fenomena ini dengan memperketat keamanan di pintu masuk dan keluar untuk mencegah masuknya obat-obatan di kalangan pemuda, bahkan banyak orang tua yang mengeluhkan anak-anak mereka mendapat obat-obatan terlarang, sambil menuntut kepada pihak aparat keamanan untuk turun tangan dengan serius mencegah peredaran dan menyeret mereka yang terlibat perdagangan ini ke pengadilan. (Baca: Boko Haram Ingin Dirikan ‘Khilafah’ Tapi Tak Bisa Ngaji dan Suka Narkoba)

Ia melanjutkan bahwa daerah Al-Amiria di Falujjah memiliki gubernur yang religious, dan kota ini belum pernah menyaksikan peredaran narkotika dan zat-zat terlarang pada periode sebelumnya. Namun, semenjak kota itu diduduki teroris ISIS, penyebaran obat terlarang merambah ke masyarakat, khususnya para pemuda. (Baca: Kesaksian Istri Pelaku Bom Paris: Suamiku Pecandu Narkoba dan Alkohol)

Gubernur Fallujah mengajak elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama untuk ikut menyelamatkan generasi muda dari kesia-siaan dan mengusir para penjual racun serta memberikan hukuman berat bagi para pengedar dan bandar narkoba ini. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment