Pernyataan Pengadilan Nigeria: Produk Coca-Cola “Beracun”

Rabu, 29 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, ABUJA – Konsumen dari Sprite dan Fanta mempunyai kekhawatiran lebih terhadap diri mereka daripada sekedar gigi yang keropos. Hal ini diungkap hakim Pengadilan Tinggi Lagos, yang menyatakan bahwa produk Coca-Cola berpotensi menjadi “racun”. (Baca juga: Putin: Barat Perbudak Kemanusiaan Melalui Vaksin)

Menurut laporan media lokal yang dikutip CNN pada Selasa (28/03), pengadilan menyatakan bahwa tingkat tinggi asam benzoat dan zat aditif dalam minuman ringan yang populer itu bisa menimbulkan resiko kesehatan bagi konsumen bila dicampur dengan asam askorbat, yang umumnya dikenal sebagai vitamin C .

Hakim Adedayo Oyebanji memerintahkan Nigeria Bottling Company (NBC) untuk menempatkan peringatan tertulis pada botol Fanta dan Sprite agar tidak meminum minuman tersebut dengan vitamin C, dan mendenda Badan Nasional untuk Administrasi dan Kontrol Makanan dan Obat (NAFDAC) sebanyak dua juta naira (6.350 dolar)  karena gagal memastikan standar kesehatan. (Baca juga: TERUNGKAP! Virus Zika Adalah Senjata Biologis Ciptaan Bill Gates)

“Kenyataannya bahwa NAFDAC telah sangat tidak bertanggung jawab dalam tugasnya kepada konsumen Fanta dan Sprite yang diproduksi oleh Nigeria Bottling Company”, kata hakim. “NAFDAC telah gagal menjaga warga bangsa yang besar ini dengan sertifikasinya terhadap produk konsumsi manusia … yang menjadi beracun jika tercampur asam askorbat”. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment