Pesawat Kepresidenan Putin Dikejar Tiga Jet Tempur Swiss Saat Menuju Peru; VIDEO

pesawat-kpresidenan-putin

Sabtu, 19 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BERN – Sebuah pesawat penumpang kepresidenan Rusia yang membawa wartawan untuk meliput KTT APEC di Peru dikejar oleh tiga jet militer saat terbang melalui wilayah udara Swiss.

Sputnik pada Jum’at (18/11) melaporkan bahwa di tengah meningkatnya propaganda anti-Rusia, beberapa negara di Eropa kini rupanya mengambil apa yang mereka anggap sebagai langkah-langkah keamanan yang diperlukan.

Pada hari Jumat, tiga jet tempur Swiss terbang dekat dengan pesawat terbang yang membawa para wartawan Rusia itu menuju ke KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), yang diselenggarakan di Lima, Peru. Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengambil bagian dalam acara yang diadakan di Amerika Selatan itu, meskipun presiden Rusia tersebut tidak naik pesawat yang sama.

Andrey Kolesnikov, pimred majalah Pioneer Rusia, menulis di Facebooknya, “Kami terbang menuju Peru, untuk menghadiri KTT CEO APEC […]melalui Swiss. Di beberapa titik, pesawat dengan delegasi dan wartawan diblokir dari tiga sisi oleh tiga jet tempur. […] ini adalah jet tempur Angkatan Udara Swiss.”

Kolesnikov menyatakan keberatannya bahwa jet-jet tempur Swiss itu terbang terlalu dekat hingga menurutnya hal itu bisa menjadi ancaman bagi penerbangan. Karena terlalu dekatnya, menurut Kolesnikov, nomor identifikasi pesawat, serta wajah pilot, bisa terlihat.

Dmitry Smirnov, koresponden koran Komsomolskaya Pravda, menulis di halaman Facebook-nya, “Kami ke Lima dengan penuh semangat. Lewat di atas Swiss dengan konvoi dua F-18s dengan beban amunisi”

Kapten pesawat meredakan suasana dengan mengatakan aksi jet tempur tersebut adalah pengawalan spesial terhadap penerbangan di atas udara yang telah berlangsung sejak lama.

Namun menurut Sputnik, meski pengejaran terhadap pesawat-pesawat tempur Rusia di wilayah udara internasional oleh jet tempur Barat adalah hal yang biasa, namun mengawal pesawat penumpang Rusia seperti kali ini adalah sesuatu yang baru. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment