Pesawat Tempur Israel Luncurkan Dua Rudal ke Arah Dekat Damaskus

98d782df-ab0b-472c-a1cd-49823c6def18.jpg

Kamis, 1 Desember 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Jet-jet tempur Israel telah melakukan serangan rudal terhadap dua sasaran di dalam wilayah Suriah dekat dengan jalan raya yang menghubungkan ibukota Damaskus, ke ibukota Lebanon Beirut.

Televisi pemerintah Suriah melaporkan pada hari Rabu bahwa angkatan udara Israel telah menembakkan dua rudal dari wilayah udara Lebanon menuju daerah dekat Damaskus. Dikatakan serangan itu nyaris menimbulkan korban. (Baca juga:Damaskus Diguncang Ledakan Besar , Diduga Serangan Udara Israel)

Kantor berita resmi Suriah, SANA, mengutip satu sumber militer yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa rudal jatuh di daerah Saboura, Damaskus barat.

Sumber itu mengatakan serangan Israel itu merupakan upaya untuk “mengalihkan perhatian dari keberhasilan” pasukan pemerintah di medan pertempuran melawan para militan Takfiri. (Baca juga:Video: Tentara Suriah Temukan Pabrik Senjata AS dan Israel di Pedesaan Damaskus)

Sementara itu, Rai al-Youm, sebuah situs berita dan opini Arab, mengatakan bahwa salah satu serangan, menghantam gudang senjata tentara Suriah, sementara yang lain menrgetkan sejumlah truk yang diduga membawa senjata dan peralatan militer.

Kantor berita dan situs pan-Arab Al-Masdar yang berbasis di Boston, juga mengatakan bahwa jet tenpur Israel itu telah menembakkan rudal jarak jauh ‘Popeye’ di distrik Saboura.

Rudal udara-ke-permukaan itu telah dikembangkan sendiri oleh militer Israel.

“Jet tidak menembus wilayah udara Suriah tetapi diduga melanggar wilayah udara Lebanon untuk mencapai jangkauan dalam menyerang target yang ditetapkan.”

Israel secara luas dipandang sebagai pendukung setia operasi teroris Takfiri terhadap pemerintah Damaskus.

Rezim itu berulang kali menargetkan sisi Suriah dari Dataran Tinggi Golan, bagian yang telah diduduki sejak tahun 1967.

Tel Aviv juga menyediakan pengobatan untuk teroris Takfiri anti Suriah yang mengalami cedera di medan perang melawan tentara Suriah.

Di masa lalu, jet-jet Israel berkali-kali melakukan serangan mendadak di dalam wilayah Suriah dengan berbagai dalih.

Gerakan perlawanan Hizbullah Libanon, yang berperang di dua melawan Israel pada tahun 2006 dan 2008, telah berhasil membantu Suriah untuk mempertahankan diri dalam menghadapi teroris dan mencegah spillover dari krisis ke Lebanon. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment