PM Irak: Tentara Turki Tak Boleh Satupun Ikut Campur dalam Pembebasan Mosul

pm-irak

Senin, 10 Oktober 2016

BAGHDAD, ARRAHMAHNEWS.COM – Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menyeru penarikan pasukan Turki dari wilayah Irak, menyatakan bahwa ia tidak akan setuju pasukan mereka ikut berpartisipasi dalam operasi untuk membebaskan kota strategis Mosul dari teroris Daesh yang akan datang.

Jaringan televisi satelit berbahasa Arab al-Sumaria melaporkan Abadi yang berbicara pada konferensi pers di kota suci Karbala pada hari Minggu (09/10), ia mengutuk kehadiran pasukan asing di wilayah Irak sebagai pelanggaran kedaulatan Irak, menunjukkan bahwa penyebaran militer Turki di Irak tidak dapat diterima bagi hubungan bilateral antara Baghdad dan Ankara. (Baca juga:Operasi Pembebasan Mosul; Irak Peringatkan Turki untuk Tidak Ikut Campur)

Ia juga menyatakan keheranan besar mengenai kengototan otoritas Turki dalam menetapkan tentara mereka di Irak. Komentar Abadi ini adalah reaksi terhadap pernyataan rekannya Turki Binali Yildirim pada 6 Oktober bahwa tentara Turki akan mempertahankan kehadiran di Irak utara “tidak peduli apa kata Baghdad.” (Baca juga:PM Irak: Kami Sudah dalam Persiapan Akhir Pembebasan Mosul)

Perdana menteri Irak itu lebih lanjut menggarisbawahi bahwa ia tidak akan membiarkan pasukan militer Turki memainkan peran dalam serangan yang akan datang untuk merebut kembali Mosul, yang merupakan kota terbesar kedua Irak dan kubu utama teroris Daesh di negara Arab yang dilanda krisis.

“Kepemimpinan Turki juga harus berhenti berpikir bahwa pasukan mereka berada di sini, di Irak, untuk piknik,” jelas Abadi. (Baca juga: UNICEF: Pada Saat Pembebasan Mosul, Ratusan Ribu Warga Irak Butuh Bantuan)

Pada hari Jumat, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menyatakan bahwa organisasi regional 22-anggota dari negara-negara Arab menolak pengerahan pasukan Turki dan intervensi militer di Irak, mendukung keamanan, stabilitas dan kesatuan Irak, dan menolak campur tangan luar dalam urusan internal negara. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment