Presiden Palestina Diundang Ke Gedung Putih Oleh Donald Trump

Sabtu, 11 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, Jakarta – Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) mengundang pemimpin sekaligus Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Gedung Putih di Washington D.C. Undangan tersebut disampaikan juru bicara Abbas, Nabil Abu Rdainah usai bosnya menerima panggilan telepon dari Trump, kemarin. Telepon tersebut merupakan yang pertama kali diterima Abbas setelah Trump resmi menjabat sebagai Presiden AS.

“Pertemuan di Gedung Putih menurut Trump untuk mendiskusikan proses politik, karena AS berkomitmen untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dan Israel,” kata Abu Rdainah, dikutip dari Reuters, Sabtu (11/3).

Juru Bicara tersebut mengatakan, Pemerintah Palestina sebenarnya khawatir karena AS terlihat lebih memilih untuk mengakomodir Israel dalam meneruskan perundingan perdamaian antar kedua negara tersebut. Hal tersebut terlihat dari pendekatan yang dilakukan AS kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Donald Trump menurut catatan Abu Rdainah telah menghubungi Netanyahu melalui telepon sebanyak dua kali sejak dirinya dilantik sebagai Presiden AS. Bahkan, bulan lalu Netanyahu telah lebih dulu berkunjung ke Washington.

“Presiden Abbas merasa terganggu dengan berkembangnya rumor bahwa komitmen untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dan Israel bisa terganggu karena pertemuan tersebut,” kata Abu Rdainah.

Pada saat Netanyahu sowan ke Gedung Putih pada 15 Februari 2016 lalu, Trump menunjukkan sikap gamang akan upaya perdamaian kedua negara yang telah menjadi kebijakan politik luar negeri AS selama dua dekade.

“Saya melihat ada dua negara, dan saya menyukai satu negara yang disukai oleh dua partai di negara saya,” ujar Trump ketika itu, yang membuat kecemasan di Timur Tengah.

Kebenaran undangan bagi Abbas untuk menyambangi kantor Trump juga dibenarkan Sean Spicer, juru bicara Gedung Putih. Meski tidak menyebut tanggal pastinya, Spicer mengatakan pertemuan tersebut akan digelar dalam waktu tidak lama lagi. (VOAI/cnnIndonesia)

Related posts

Leave a Comment