Puluhan Wanita Rohingya Akui Alami Pemerkosaan dan Perampokan dari Tentara Myanmar

035affb2-ee4a-4957-8308-09cf499a10bf.jpg

Sabtu, 29 Oktober 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BURMA – Puluhan perempuan Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine Myanmar mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah melakukan pemerkosaan maupun kekerasan seksual terhadap mereka.

Menurut kantor berita Reuters, Jumat (28/10), delapan wanita Rohingya, semua dari desa U Shey Kya yang terpencil, menjelaskan secara rinci bagaimana para tentara Myanmar itu pekan lalu memperkosa mereka didepan ancaman senjata, sementara rumah mereka dirampok dan properti mereka dijarah.

Myanmar mengerahkan pasukan ke Rakhine awal bulan ini menyusul dugaan serangan terhadap pos polisi di sepanjang perbatasan dengan Bangladesh, dimana pihak yang berwenang menyalahkan Muslim Rohingya.

Seorang wanita 40-tahun mengatakan bahwa empat tentara memperkosanya dan menyerang putrinya yang berusia 15 tahun, mereka juga mencuri perhiasan dan uang tunai dari keluarganya.

“Mereka membawa saya masuk ke dalam rumah. Mereka merobek pakaian saya dan mereka membuka paksa jilbab saya …, “katanya.

Wanita lain, yang berusia 32 tahun, menggambarkan para tentara memperlakukannya dengan keji dan mereka berulang kali memperkosanya.

“Mereka mengatakan kepada saya, ‘Kami akan membunuhmu. Kami tidak akan membiarkanmu untuk hidup di negeri ini, ‘ “katanya.

Para wanita itu mengatakan bahwa tentara-tentara tersebut mengambil emas, uang dan apa pun yang berharga dari gubuk bambu mereka, dan membakar rumah-rumah desa dan toko beras dengan menuangkan pasir diatasnya. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment