Putin; Eksploitasi Teroris Untuk Kepentingan Politik Sangat Berbahaya

bff135e5-49bb-4d9d-bb97-6cf6c887c32.jpg

Sabtu, 6 Agustus 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, RUSIA – Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan untuk tidak mengeksploitasi kelompok-kelompok teror untuk tujuan politik, dan menolak keras klasifikasi teroris menjadi “baik” dan “buruk”.

“Ini tidak bisa diterima dan sangat berbahaya mengeksploitasi kelompok-kelompok ekstremis, teroris dan radikal dari kepentingan politik dan geopolitik,” ujar Putin dalam sebuah wawancara dengan kantor berita negara Azerbaijan Azertac pada hari Jumat, yang dikutip kantor berita Rusia TASS.

“Dalam usaha ini, tidak ada standar ganda; teroris tidak dapat dibagi menjadi ‘baik’ dan ‘buruk’,” tambahnya, dalam referensi yang jelas untuk kategorisasi Washington, kelompok teroris yang beroperasi di Suriah terbagi menjadi yang baik dan buruk.

Dalam beberapa tahun, beberapa negara Barat telah menggunakan istilah, “moderat” dan “ekstremis” pada militan yang beroperasi di negara-negara seperti Suriah. Label tersebut telah digunakan sebagai dalih untuk membantu para pemberontak yang telah mendatangkan malapetaka di Suriah dan Irak.

Pemimpin Rusia juga menyatakan keprihatinan mendalam tentang dua lahan subur ketidakstabilan, satu di Afghanistan dan yang lainnya di Timur Tengah, karena meningkatnya aliran narkoba, perdagangan senjata dan gerakan teroris.

“Serangan teroris baru-baru ini dilakukan di berbagai wilayah dunia membuktikan sekali lagi bahwa terorisme dapat di atasi hanya melalui upaya bersama dipandu oleh norma-norma dan prinsip-prinsip hukum internasional dan dikoordinasikan oleh PBB,” tambahnya.

Iran, Rusia, peran Azerbaijan di laga teror

Di tempat lain dalam wawancaranya, Presiden Rusia memuji kerjasama antara Iran, Rusia dan Azerbaijan, dalam memerangi terorisme dan membatasi perdagangan narkoba.

“Saya percaya ada juga prospek yang baik untuk mengintensifkan interaksi dalam melawan terorisme dan perdagangan narkoba dalam format trilateral,” kata Putin, dan menambahkan bahwa tiga negara terlibat dalam dialog dekat pada masalah ini.

Dia juga mengatakan bahwa Moskow dan Teheran memiliki pendekatan kunci yang sama dan melihat peluang tambahan dalam meningkatkan multilateral kerjasama anti-terorisme dalam Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO).

“Bersama dengan mitra Iran kami, kita terlibat dalam operasi pembersihan Laut Kaspia yang bertujuan memotong rute perdagangan narkoba,” ujar pemimpin Rusia.

Pernyataan Putin datang saat ia dijadwalkan bertemu dengan timpalannya dari Iran, Hassan Rouhani di ibukota Azeri pada 8 Agustus untuk membahas isu-isu regional serta hubungan ekonomi antara kedua negara. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment