Rebut Kota Strategis, Pasukan Elit Irak Terobos Kawasan Qadisiya Timur Mosul

tentara-elit-irak

Sabtu, 12 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, BAGHDAD – Pasukan pemerintah Irak maju lebih dalam ke lingkungan timur Mosul dalam pertempuran untuk merebut kembali kota strategis dari kelompok teroris Takfiri Daesh/ISIS.

Brigadir Jenderal Haider Fadhil dari pasukan khusus Irak mengatakan pasukan telah memasuki daerah Qadisiya kota yang dikendalikan ISIS sebelumnya, yang terletak sekitar 400 kilometer sebelah utara ibukota Baghdad, pada Jumat pagi. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pasukannya bergerak lambat untuk mencegah korban sipil dan menghindari perangkap dan bom mobil kejutan.

Selain itu, sumber militer mengatakan pasukan elit kontra-terorisme telah melancarkan serangan ke dalam lingkungan Arbajiyah di timur Mosul. Pertempuran sengit terus terjadi, dengan tembakan bergema di jalan-jalan. Ada laporan bahwa pasukan militer Irak sedang menuju ke arah distrik Karkukli.

Seorang perwira militer yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan tentara tentara sekarang mengendalikan 90 persen dari kawasan timur Mosul, tapi sempitnya jalan telah membuat pergerakan tank tempur sulit dan memperlambat kemajuan.

Sementara itu, Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengumumkan pada Jumat bahwa teroris ISIS telah mengeksekusi puluhan warga sipil di Mosul selama beberapa hari terakhir.

Badan PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ekstremis ISIS telah menembak 40 warga sipil di Mosul pada tanggal 8 November setelah dituduh “berkhianat dan kolaborasi” dengan personil keamanan Irak.

Seorang pria 27 tahun itu juga secara terbuka ditembak mati di kawasan Bab al-Jadid di hari yang sama atas tuduhan menggunakan ponsel.

Selain itu, 20 warga sipil lainnya ditembak mati di pangkalan militer Ghabat di utara Mosul pada hari berikutnya atas tuduhan menyampaikan informasi kepada pasukan pemerintah Irak. Tubuh korban kemudian digantung di berbagai persimpangan untuk menakut-nakuti warga. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment