Rusia: AS Tak Pernah Informasikan Posisi Teroris Kepada Kami

konashenkov

Senin, 07 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Minggu (06/11) menegaskan bahwa Moskow tidak pernah menerima peta atau koordinat dari AS mengenai dimana posisi kelompok teror Jabhat al-Nusra, ISIS atau yang disebut “oposisi moderat” berada di Suriah.

“Amerika Serikat bahkan tidak bisa memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian AS-Rusia,” menambahkan “Rusia belum menerima peta apapun, koordinat benda ‘atau intel lainnya mengenai organisasi teroris apapun di Suriah, baik organisasi teroris ISIS maupun Jabhat al-Nusra, ” ungkap juru Bicara Kementerian, Mayjen. Igor Konashenkov dalam sebuah pernyataan pers sebagaimana dikutip SANA. (Baca juga: Kemenhan Rusia: Tak Ada Serangan Udara Rusia-Suriah di Aleppo 19 Hari Terakhir)

Konashenkov mengatakan bahwa ketika wartawan mendokumentasikan lingkungan kota yang menjadi target, AS mengakui Jabhat al-Nusra yang bertanggung jawab untuk itu, dan ketika tentara Suriah merespon sumber serangan, AS berbicara bahwa tentara Suriah telah menyerang oposisi.

Mengomentari pernyataan juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby tentang jeda kemanusiaan di Suriah, Konashenkov mengatakan bahwa itu menggarisbawahi perbedaan antara Rusia dan pemahaman AS dalam penggunaan jeda. (Baca juga: Rusia Tayangkan Siaran Langsung Koridor Kemanusiaan di Aleppo)

Ia mengatakan bahwa “pernyataan semacam itu menunjukkan Moskow dan Departemen Luar Negeri AS memiliki pemahaman yang berbeda dalam ‘menggunakan’ jeda kemanusiaan.”

Konashenkov melanjutkan dengan mengatakan “Sepanjang seluruh operasi anti-teroris di Suriah kita member perhatian khusus untuk rekonsiliasi pihak-pihak yang berperang ‘dan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah.”

“Dalam beberapa bulan terakhir saja, pemerintah Rusia telah memberi lebih dari 100 ton kargo yang paling diperlukan untuk Aleppo; makanan, obat-obatan dan kebutuhan dasar lainnya. Semua warga sipil dari Aleppo menerima bantuan ini, tanpa batas untuk bagian-bagian Barat dan Timur,” jelas Konashenkov. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment