Rusia Deklarasikan Genjatan Senjata, PBB Tak Mau Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aleppo

bantuan-kemanusiaan-aleppo

VOA-ISLAMNEWS.COM, NEW YORK – Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengumumkan bahwa organisasinya tidak mampu memasukkan bantuan kemanusiaan ke kota Aleppo meskipun gencatan senjata kemanusiaan telah diumumkan oleh Rusia pada Jumat kemarin (04/11) karena tidak adanya jaminan keamanan disana. (Baca: Rusia Tak Terkejut, Teroris Dukungan AS Tak Mau Pergi dari Aleppo)

Aerque mengungkapkan bahwa “organisasi internasional tidak bisa memanfaatkan gencatan senjata yang telah dideklarasikan oleh Rusia secara sepihak di kota Aleppo, Suriah, untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke wilayah timur Aleppo yang diblokade karena tidak adanya jaminan keamanan yang diperlukan”.

Jessy Chahine, juru bicara utusan PBB untuk Suriah Staffan De Mistura mengatakan bahwa organisasi internasional menolak mengevakuasi warga sipil kecuali mereka pergi secara sukarela”, seperti dilansir Addiyar (04/11). (Baca: Rusia Kirim Team Ahli Selidiki Militan Gunakan Senjata Kimia di Aleppo)

Gencatan senjata dimulai di Aleppo dari jam 9.00 hingga 19.00 waktu setempat untuk mengeluarkan para militan dan warga sipil yang ingin meninggalkan wilayah timur Aleppo yang diblokade.

Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan bahwa pangkalan udara Humaimam sedang mengatur rekonsiliasi antar pihak yang bertikai di Suriah dengan 6 sistem koridor kemanusiaan yang digunakan untuk jalan keluar warga sipil dan 2 jalur untuk jalan keluar bagi para militan beserta senjatanya, yang pertama mengarah ke perbatasan Turki dan yang kedua mengarah ke kota Idlib. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment