Rusia Sebut AS Tak Punya Bukti Serangan Kimia untuk Ditunjukkan

Sabtu, 15 April 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Fakta bahwa Washington memilih untuk tidak mengungkapkan informasi terhadap dugaan serangan kimia di Suriah membuktikan bahwa Amerika Serikat sebenarnya tidak memiliki bukti meyakinkan apapun. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan hal ini pada hari Jum’at (14/04).

“Jika layanan khusus AS memilih untuk lebih merahasiakan dugaan bukti mereka mengenai kejahatan terhadap kemanusiaan , hanya ada satu penjelasan yang mungkin untuk itu, yaitu mereka memang tidak memiliki bukti tak terbantahkan,” ungkap Mayor Jenderal Igor Konashenkov, sebagaimana dikutip TASS, mengomentari laporan media tentang dugaan catatan komunikasi antara militer Suriah yang disadap oleh intelijen AS. (Baca juga:MEMALUKAN! AS Tak Bisa Buktikan ada Senjata Kimia di Pangkalan Udara yang Diserang)

“Seperti kebiasaan lama, Pentagon selalu menyebut beberapa bukti kekejaman ‘tak terbantahkan’ dalam upaya untuk membenarkan setiap pelanggaran hukum internasional yang dilakukan AS dan khususnya agresi militer AS terhadap negara-negara berdaulat. Dan semakin dibuat-buat bukti itu, semakin rahasia mereka,” tambah juru bicara militer Rusia tersebut.

Pada hari Rabu, CNN melaporkan dengan mengutip sumber-sumber pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya, bahwa intelijen negara itu diduga menyadap percakapan di mana para pejabat militer Suriah membahas persiapan untuk menggunakan agen saraf sarin di provinsi Idlib. Sumber itu menyalahkan pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Bashar Asad atas dugaan serangan kimia di provinsi tersebut pada 4 April. (Baca juga:Bashar Assad: Serangan Kimia di Khan Shaikhoun adalah Cerita Palsu Barat untuk Benarkan Agresi)

Washington menuduh Damaskus menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil. Pada tanggal 7 April, Presiden AS Donald Trump memerintahkan untuk menyerang pangkalan udara militer Shayrat di Homs dengan 59 rudal jelajah Tomahawk sebagai pembalasan atas serangan yang dituduhkan. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment