Saudi Bantai Rakyat Yaman, Bukti Tak Faham Etika Perang, Kemanusiaan dan Islam

kekejian-saudi

VOA-ISLAMNEWS.COM, YAMAN – Juru Bicara Ansarullah, Muhammad Abdul Salam mengatakan bahwa koalisi agresi Saudi telah membunuh orang-orang yang tidak bersalah, warga sipil, orang tua, para wanita dan anak-anak kecil di desa-desa, pusat-pusat keramaian, tempat-tempat perayaan dan pemakaman, rumah tuna netra, sekolah, pasar, jembatan, pabrik susu dan berbagai tempat lainnya lalu mereka mengklaim bahwa hal ini terjadi karena mereka sedang menargetkan Houthi dan Ali Abdullah Saleh. (Baca: Ulama Yaman Kecam Media Saudi yang Sebarkan Berita Hoax Houthi Serang Ka’bah-Mekkah)

#PrayForYemen

Abdul Salam mengatakan dalam halaman facebook miliknya, “pasukan Saudi telah membom Yaman dengan segala jenis rudal canggihnya secara terarah dan mereka mendatangkan para tentara bayaran dari berbagai negara, serta membayar sikap negara-negara dan kelompok-kelompok, Arab Saudi mengerahkan segala kekuatan dan dananya untuk mendukung agresi terhadap Yaman kemudian mereka berdalih dengan mengatakan bahwa semua ini dilakukan untuk membela rakyat Yaman dan mengembalikan kekuasaan rakyat. (Baca: Inilah Daftar Pembantaian dan Kejahatan Agresi Saudi-AS Atas Warga Muslim Yaman)

Ia mengatakan, “pasukan Saudi tidak mengetahui etika berperang dan tidak menghormati nilai-nilai Islam dan tidak mencerminkan akhlak orang Arab dan nilai kemanusiaan bahkan Saudi telah melakukan kebohongan secara terbuka tanpa malu-malu, namun mereka telah gagal dalam aksi membenarkan agresi mereka terhadap Yaman, mereka telah menindas hak-hak rakyat Yaman dengan segala bentuk penindasan, ketidakadilan, pengepungan, pemboman, tirani, kediktatoran dan arogansi lantas bagaimana mungkin mereka ingin orang-orang mempercayainya pada obsesi dan kebohongan bahwa Houthi dan Saleh yang mengepung Yaman dan mencegah masuknya kapal bantuan ke wilayah Yaman dan bahwa penyebab kelaparan dan penyakit adalah akibat konflik politik internal”. (Baca: Ulama Lebanon Kompak Kutuk Pembantaian Saudi-AS Kepada Warga Muslim di Yaman)

Salam menekankan bahwa “kami tidak akan menanggapi kebohongan-kebohongan yang dibuat negara-negara koalisi karena kami mengetahui bahwa orang yang berakal pasti tidak akan menerima dan membenarkan kontradiksi dan kekeliruan ini”. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment