Selama 2 Tahun Lebih dari 200 Pengungsi Anak Hilang di Inggris

pengunsi

Senin, 5 September 2016

LONDON, ARRAHMAHNEWS.COM – Media Inggris mengungkap pada hari Minggu (04/09) bahwa ratusan pengungsi anak telah hilang di Inggris. Disini muncul kekhawatiran mereka telah menjadi korban perdagangan manusia atau terjebak dalam bentuk-bentuk eksploitasi seperti pelecehan seksual atau perbudakan modern.

Pihak berwenang tidak tahu keberadaan 360 anak-anak yang rentan itu. Bahkan jika mereka saat ini selamat, bagaimanapun juga hilangnya lebih dari 200 dari mereka selama lebih dari dua tahun, telah mendorong kekhawatiran serius terkait keselamatan mereka.

Para aktivis dan anggota parlemen mengatakan bahwa angka yang dirilis kepada The Independent oleh kantor Kemendagri di bawah kebebasan aturan informasi, menunjukkan bahwa pemerintah Inggris telah gagal melindungi anak-anak tersebut dibawah ssstem yang seharusnya memastikan keselamatan mereka.

Selama lima tahun terakhir, 9.287 anak telah mencari keselamatan di Inggris “tanpa pendamping ” . Para pencari suaka itu bepergian sendirian, tanpa orang tua atau wali. Banyak anak-anak yang melarikan diri akibat perang, kemiskinan dan penindasan yang terjadi di negara asal mereka.

Selama periode ini, 360 telah hilang dan masih belum ditemukan. Dari jumlah tersebut, 81 anak-anak telah hilang selama lima tahun, lebih jauh 77 anak-anak telah hilang selama empat tahun dan lain 87 anak-anak telah hilang selama tiga.

Selama periode ini, 360 anak telah hilang dan masih belum ditemukan. Dari jumlah tersebut, 81 anak-anak telah hilang selama lima tahun, lebih jauh 77 anak-anak telah hilang selama empat tahun dan 87 anak-anak lain telah hilang selama tiga tahun.(VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment