Selama 32 Tahun Tertutup, Pakistan Akhirnya Buka Perbatasan dengan Afghanistan

Juru Bicara Kemenlu Pakistan Nafees Zakria sebagaimana dikutip media Afghanistan Bkhtar News pada hari Minggu (26/03) mengatakan bahwa Pakistan telah membuka perbatasannya dengan Afghanistan dalam i’tikad baik dan menekankan bahwa Afghanistan harus bekerjasama mengenai masalah yang berkaitan dengan pengelolaan perbatasan.

Ia mengatakan bahwa Pakistan akan terus berpaya untuk menjaga perdamaian di Afghanistan. Perbatasan Pakistan-Afghanistan dibuka  atas perintah Perdana Menteri pada hari Selasa setelah 32 hari ditutup. Ribuan orang dan kendaraan kargo melintasi perbatasan melalui Torkham dan Chaman.

Sebelumnya Pakistan telah menutup perbatasan dengan Afghanistan untuk “jangka waktu tak terbatas” karena kekhawatiran keamanan menyusul pemboman bunuh diri mematikan di makam  Lal Shahbaz Qalandiya di Sindh bulan lalu, lebih dari 80 orang kehilangan nyawa mereka dan lebih dari 250 luka-luka. Serangan terhadap makam suci di kota Sehwa, Sindh, itu adalah bagian dari gelombang serangan teror mematikan di negara ini, dan merupakan ledakan yang kelima dalam waktu kurang dari satu minggu, menargetkan orang-orang yang tidak bersalah. (Baca: Ancam Pakistan, Menlu UEA Dikecam)

Rusia dan China dalam beberapa bulan terakhir telah menjadi ujung tombak dalam upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Taliban dan Kabul.

Upaya mereka, bagaimanapun, dilihat dengan penuh kecurigaan oleh barat, terutama Amerika Serikat. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment