Serangan Koalisi Pimpinan AS Targetkan Pasukan Suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, SURIAH – Koalisi pimpinan AS telah meluncurkan gelombang serangan baru-baru ini yang menarget pasukan yang mendukung pemerintah Suriah di selatan negara itu, yang tampaknya merupakan tanda terbaru ketegangan yang meningkat di sana.

Koalisi pimpinan AS mengklaim dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa pasukan Suriah telah memasuki zona yang disebut de-eskalasi di dekat perbatasan dengan Yordania dan Irak meskipun ada beberapa peringatan.

“Meskipun ada peringatan sebelumnya, pasukan pro-rezim memasuki zona de-confliction yang disepakati dengan sebuah tank, artileri, senjata anti-pesawat terbang, kendaraan teknik bersenjata dan lebih dari 60 tentara,” kata pernyataan tersebut.

“Koalisi mengeluarkan beberapa peringatan melalui jalur de-confliction sebelum menghancurkan dua senjata artileri, senjata anti-pesawat terbang, dan merusak sebuah tank,” tambahnya.

Insiden itu adalah yang kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan, bahwa pasukan koalisi telah menyerang pasukan pemerintah Suriah di daerah tersebut.

Dalam sebuah perkembangan terpisah sehari sebelumnya, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan 21 warga sipil tewas dalam serangan udara AS saat mereka berusaha melarikan diri dari kota Raqqah yang dikendalikan ISIS, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Korban mungkin terus meningkat karena beberapa orang yang terluka dalam kondisi kritis,” tim pemantau yang berbasis di Inggris mengatakan.

Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara terhadap apa yang dikatakan sebagai sasaran kelompok teroris Takfiri ISIS di Suriah sejak September 2014 tanpa ada otorisasi dari pemerintah Damaskus atau sebuah mandat PBB.

Koalisi pimpinan AS telah berulang kali dituduh menargetkan dan membunuh warga sipil dan sebagian besar serangannya tidak mampu memenuhi tujuannya untuk menghancurkan ISIS. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment