Serangan Terbaru Saudi Tewaskan 9 Warga Sipil Termasuk 4 Anak Yaman

cr2ix38xeae4sx6.jpg

Jum’at, 09 September 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, SANA’A – Sedikitnya 9 warga sipil, termasuk 4 anak, tewas pada hari Kamis dalam serangan udara oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi pada bangunan perumahan di utara ibukota Yaman, Sanaa. Hal ini disampaikan oleh para penduduk setempat. (Baca juga: Serangan Saudi Tewaskan Seorang Ulama Yaman)

Setidaknya lima orang lainnya luka-luka dalam serangan Kamis pagi di tiga lantai gedung apartemen di ibukota provinsi Amran, kota Amran, utara Sanaa, kata mereka.

cr2ix3jxgaeyztu

cr2ix38xeae4sx6
Seorang juru bicara pasukan koalisi pimpinan Saudi mengatakan ia sedang memeriksa laporan itu. Koalisi, yang berupaya untuk menghalangi hak kemenangan kelompok Houthi atas dukungan rakyat sejak 2014 dan brusaha mengembalikan kekuasaan kepada Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi itu mengatakan tidak menargetkan warga sipil. (Baca juga: Sebut Serangan Saudi ke Yaman Sebagai Perang Pengecut, Pilot Kuwait Dipecat)

Serangan itu adalah serangan terbaru yang menargetkan warga dan fasilitas sipil sejak Agustus. Serangan sebelumnya termasuk serangan pada rumah sakit yang dijalankan oleh Dokter tanpa Batas (MSF), mendorong lembaga medis internasional itu untuk menarik stafnya dari Yaman utara.

Laporan Reuters meyebut bahwa penduduk mengatakan bangunan itu dibombardir sebanyak tiga kali sementara sekolah yang berdekatan tapi kosong dibombardir dua kali. Tidak ada yang terluka di sekolah yang kosong karena poses belajar belum dimulai. (Baca juga: Keganasan Serangan Saudi Bunuh Anak-Anak Tak Berdosa Yaman)

Petugas penyelamat masih memilah-milah puing-puing berusaha menyelamatkan lebih banyak korban. Agresi Saudi di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, menurut PBB, dan membuat lebih dari tiga juta orang mengungsi.

Pemerintah Hadi, yang didukung oleh koalisi, mulai melancarkan serangan di posisi Houthi di luar ibu kota Sana’a pada awal Agustus setelah putaran terakhir pembicaraan damai berakhir di Kuwait tanpa kesepakatan. Tapi hanya sedikit kemajuan yang bisa mereka peroleh karena mereka lebih banyak menargetkan perumahan dan fasilitas sipil, bukan pos militer Houthi. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment