Serukan Persatuan, Xi Jinping Janji Tak Akan Toleransi untuk Gerakan Separatis di China

xi-jinping

Sabtu, 12 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BEIJING – Presiden China Xi Jinping telah menyerukan persatuan di antara semua orang China dan bersumpah tidak akan ada toleransi untuk setiap gerakan separatis.

“Kami tidak akan pernah mengizinkan orang, kelompok, partai politik apapun, kapanpun, dengan cara apapun, untuk membagi dari setiap bagian dari wilayah China,” kata Xi dalam sebuah acara di Balai Agung Rakyat Beijing untuk menandai 150 tahun sejak kelahiran presiden pertama China, Sun Yat-Sen, yang dipandang sebagai pendiri persatuan bangsa.

Presiden China itu juga bersumpah untuk mempertahankan kedaulatan nasional negara dan keutuhan wilayah.

“Untuk menegakkan kedaulatan dan integritas teritorial nasional kita, untuk tidak pernah membiarkan negara kita terpecah lagi dan untuk tidak pernah membiarkan sejarah terulang – ini adalah janji yang sungguh-sungguh untuk orang-orang kami dan sejarah kami,” katanya.

Ia juga menyerukan persatuan di antara semua orang China, mendesak orang-orang di China dan Taiwan, serta etnis China di seluruh dunia, untuk menentang kemerdekaan Taiwan.

Presiden juga meminta para pemimpin Taiwan untuk mendukung prinsip bahwa pulau dan daratan China adalah bagian dari bangsa China tunggal.

“Setiap partai politik, organisasi atau individu Taiwan – terlepas dari apa yang telah mereka anjurkan di masa lalu – asalkan mereka mengakui konsensus 1992, selama mereka mengakui daratan dan Taiwan adalah satu China, kami bersedia untuk bekerjasama dengan mereka, “katanya.

Berdasarkan kesepakatan yang dicapai pada tahun 1992 antara Beijing dan Taipei, kedua belah pihak mengakui keberadaan bangsa China tunggal, yang terdiri dari kedua Taiwan dan daratan China.

Presiden baru Taiwan Tsai Ing-wen, yang terpilih pada bulan Januari dan dikenal sebagai politisi yang skeptis terhadap Beijing, tidak mendukung atau menolak konsep satu-bangsa ini. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment