Setelah Pamekasan, Gresik Juga Tolak Gembong Wahabi Khalid Basalamah

Yufid.tv_.png

VOA-ISLAMNEWS.COM, GRESIK – Pasca penolakan warga Pamekasan ceramah Gembong wahabi Khalid Basalamah, seorang pentolan Wahabi Indonesia yang ceramah-ceramah sering di muat di media-media wahabi radikal seperti Yufidtv, radio rodja, wesaltv, dan salah satu ceramahnya yang paling popular saat ini adalah ketika dia menghina orang yang dzikir selesai shalat dengan kalimat “nyanyi rame-rame”. (Baca: Ribuan Warga Pamekasan Tolak Ceramah Gembong Wahabi Khalid Basalamah)

Dan Aksi penolakan dakwah oleh Dai yang bernada memecah umat Islam masih terus berlanjut di beberapa daerah, kali ini Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Gresik yang menolak kajian Akbar Dr. Khalid Basalamah.

Yufid.tv

Penolakan kegiatan dimulai dari Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Gresik yang  mendatangi Kepolisian Resort Gresik untuk mempertanyakan ijin rencana kajian akbar yang dilakukan oleh Dr Kholid Basalamah di Masjid Darut Tauhid PT Semen Gresik.  Dan setelah mendapat penjelasaan dari pihak Polres, pihak GP Ansor  mengetahui bahwa kegiatan kajian akbar tersebut tidak mengantongi ijin. Oleh karena itu pihak Polres merespon penolakan tersebut. (Baca: Terorisme dan Wahabi Alat Barat-Saudi Hancurkan Islam)

“Selanjutya, sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan Ansor  dan Banser diterima Bagian Humas Semen Indonesia Suparno. Dan Suparno siap menyampaikan tuntutan Ansor kepada manajemen dan menjanjikan, Selasa (30/8) sekitar pukul 18.30 WIB di Masjid Darut Tauhid mengundang Ansor untuk rapat pembahasan Kajian Akbar Khalid Basalamah, “jelas Ketua PC GP Ansor Gresik Achmad Junaid, Selasa, (30/8), seperti dilansir Duta.co. (Baca: Wawancara Eksklusif Dengan KH Alawi al-Bantani Tentang Surat Edaran Waspada Wahabi Jabar)

Selanjutnya  Humas Semen Gresik Suparno menghubungi GP Ansor Gresik dan menyatakan, hasil rapat Takmir Masjid Darut Tauhid memutuskan untuk menolak ditempati Kajian Akbar Khalid Basalamah. Sehingga, rapat Selasa malam dibatalkan. “Pukul 15.05 WIB, kita mencoba komunikasi dengan Ketua Takmir Masjid Darut Tauhid Achmad Nuril, ternyata memang hasil rapat menolak ditempati kajian Khalid Basalamah, “ujarnya.

Dalam kesempatan itu pula Junaid juga menyampaikan terimah kasih kepada Pengurus Harian  dan anggota GP Ansor Gresik yang ikut hadir dalam penolakan kegiatan tersebut.  “Dan saya juga bangga terhadap perwakilan PAC Gresik, PAC Dukun dan PAC Duduksampeyan. Bergerak demi tegaknya Aswaja An Nahdliyah dan keutuhan NKRI,”tambahnya. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment