Sikap Pemerintah Indonesia Terkait Penghapusan Peta Palestina Oleh Google

rudiatara

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Google hapus peta Palestina, dunia mengecamnya, pihak Google telah menghapus Palestina dari petanya, wilayah Palestina di Google Maps diganti dengan nama Israel. Karena hal itu hari ini seluruh warga dunia bereaksi dan mengecam bahkan telah memicu petisi online.

Petisi itu telah menyebutnya apa yang dilakukan Google sebagai “penghinaan pedih” Palestina tidak disertakan pada Google Maps. Petisi itu saat ini tercatat  telah ditandatangani 116.000 orang, dinyakini akan terus bertambah pasalnya mesin penghitung petisi itu terus naik grafiknya, petisi tersebut berbunyi: “Apakah sengaja Google membuat itu sendiri, Google diduga  terlibat dalam penyebaran etnis pemerintah Israel dari Palestina”, tulus petisi tersebut seperti dilansir Daily, (8/8/2018). Persoalan tersebut pun ditanggapi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. (Baca: Google Hapus Peta Palestina, Dunia Mengecamnya)

“Ini soal politik internasional, saya tidak punya kompetensi, jadi tidak bisa bicara, saya bukan menteri politik internasional,” ujar Rudiantara ditemui di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa, 9 Agustus 2016.

Ketika disinggung lebih lanjut, mengenai adanya kedekatan emosional antara Palestina dengan Indonesia. Rudiantara tak menampik soal hal itu.

Meski tak menyebutkan detail kapan akan membahas untuk mendesak kepada Google agar segera mengembalikan nama Palestina kembali di Google Maps. Tapi, yang pasti, Rudiantara akan berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. “Itu sangat jelas, saya akan berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri,” ungkap dia.

Google sedang mendapat kritikan tajam dari Forum Jurnalis Palestina. Pangkalnya yakni keputusan Google yang menghapus nama Palestina dari peta Google Maps dan menggantinya dengan Israel. Penghapusan nama Palestina itu dilakukan pada 25 Juli. (Baca: Arman Dhani: Jihad Sosmed Cara Jitu Perangi ISIS)

Dikutip dari Middleeastmonitor, Jumat 5 Agustus 2016, dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis kemarin, forum jurnalis tersebut menuding keputusan Google menghapus nama Palestina dari Google Maps merupakan bagian dari skema Israel untuk membuat legitimasi negara zionis tersebut.

“Ini merupakan skema untuk membumikan nama Israel sebagai negara yang sah untuk generasi mendatang dan menghapus nama Palestina untuk selamanya,” tulis pernyataan forum tersebut. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment