Suriah Alami Kemajuan, AS Tingkatkan dukungan pada Kelompok Teroris

as-assad

VOA-ISLAMNEWS.COM, SURIAH – Penasehat Presiden Suriah mengatakan bahwa serangan AS terhadap pasukan Suriah telah direncanakan sebelumnya, dan setelah kelompok teroris ISIS menyerang posisi pasukan pemerintah, pesawat AS baru menghentikan pemboman. Ini menunjukkan koordinasi dan kerjasama AS dengan teroris ISIS di Deir Ezzor.

Bashar Assad dalam pertemuannya dengan Wakil Menlu Iran Hussain Jabir Ansari di Damaskus, mengatakan “serangan Amerika pada posisi militer Suriah di Deir Ezzor, adalah pelanggaran terang-terangan, dan hanya menguntungkan teroris ISIS”.

Menurut kantor berita “RIA Novosti” yang mengutip kantor berita resmi Suriah, Assad mengatakan “dimanapun militer Suriah berada, di medan perang atau rekonsiliasi nasional, setelah mengalami kemajuan yang signifikan, maka pihak-pihak anti-Suriah akan meningkatkan dukungan mereka pada kelompok teroris, contohnya apa yang telah dilakukan AS dan koalisinya”.

Sementara itu, militer Suriah mengumumkan diakhirnya gencatan senjata, dan mengungkapkan penyesalan bahwa para militan tidak mematuhi setiap ketentuan yang tercantum dalam perjanjian gencatan senjata.

Tentara Suriah menegaskan kembali komitmen untuk memerangi teror setelah akhir gencatan senjata, dan tidak menambahkan apakah gencatan senjata akan dipulihkan sewaktu-waktu di masa depan.

Menurut Staf Umum Rusia, kelompok teroris di Suriah telah melanggar gencatan senjata lebih dari 300 kali sejak diberlakukan.

“Para militan telah melanggar gencatan senjata 302 kali sejak gencatan senjata itu diberlakukan, dan menewaskan 153 orang militer Suriah dan 63 warga sipil,” kata Letnan Jenderal Sergei Rudskoy.(VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment