Survey: AS Menghadapi Masalah Narkoba Sangat Serius

survey-as-menghadapi-masalah-narkoba-sangat-serius

Senin, 31 Oktober 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Mayoritas orang Amerika mengakui bahwa Narkoba adalah masalah serius di Amerika Serikat. Hasil ini didapat dalam sebuah jajak pendapat baru.

Jajak pendapat Gallup’s annual Crime menemukan bahwa 65 persen orang di AS menggambarkan masalah narkoba sebagai “ekstrem” atau “sangat serius.”

Dalam jajak pendapat Gallup sebelumnya, orang-orang Amerika telah sering menyebut narkoba sebagai salah satu masalah yang paling genting yang dihadapi negara itu.

“AS telah lama berhadapan dengan masalah yang berasal dari penjualan dan penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kejahatan narkoba dan kecanduan narkoba,” kata survey Gallup.

Menurut PBB, Amerika Serikat menderita “epidemi besar” kecanduan heroin, karena pasokan yang murah telah mendorong jumlah pengguna meningkat begitu pula angka kematian akibat narkoba.

Jumlah pengguna heroin di AS mencapai sekitar satu juta pada tahun 2014, hampir tiga kali lipat dari pada tahun 2003, menurut Laporan Obat-obatan Dunia tahunan PBB yang dirilis pada bulan Juni.

Laporan pemerintah AS yang dirilis tahun lalu menyebut penyalahgunaan narkoba di Amerika Serikat telah mencapai “tingkat epidemi” di mana mereka adalah penyebab utama kematian terkait, melebihi kecelakaan mobil dan kekerasan senjata.

sejumlah 46.470 orang Amerika meninggal karena overdosis narkoba pada 2013, tahun terakhir yang datanya tersedia, sementara 35.369 orang tewas dalam kecelakaan yang terkait dengan lalu lintas dan 33.636 tewas oleh senjata, berdasarkan angka dari Drug Enforcement Administration (DEA).

Kematian akibat overdosis obat-obatan juga telah meningkat tajam dalam sepuluh tahun terakhir, lebih dari 50 persen dari 30.711 kematian pada tahun 2004.

Menurut temuan terbaru oleh peneliti, orang kulit putih setengah baya di Amerika Serikat telah mengalami kenaikan mengejutkan dalam tingkat kematian sejak tahun 1999, kemungkinan besar karena masalah dengan obat-obatan legal dan ilegal, alkohol dan bunuh diri. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment