Takut Jadi Pendukung Lawan, Saudi Paksa Evakuasi Warganya di Perbatasan dengan Yaman

2016816103916583.jpg

Kamis, 18 Agustus 2016
VOA-ISLAMNEWS.COM, JIZAN – Sebuah video yang baru-baru ini beredar dari perbatasan Saudi-Yaman telah mengungkapkan dimensi baru dari kondisi kritis perbatasan yang dihuni masyarakat suku Saudi. Sebelumnya beberapa kantor berita Yaman dan aktivis media sosial telah mengatakan bahwa pemerintah Saudi memaksa suku-suku itu untuk meninggalkan rumah mereka di daerah perbatasan. Video baru itu mengkonfirmasi laporan tentang evakuasi paksa suku-suku Saudi tersebut dari rumah mereka di perbatasan Yaman.

Laporan menunjukkan bahwa evakuasi paksa masyarakat suku itu karena meningkatnya kekhawatiran para pejabat Saudi atas kerjasama suku perbatasan dengan pasukan Yaman di daerah itu. Arab Saudi telah melakukan kampanye pengeboman selama lebih dari 16 bulan di Yaman dan telah berusaha untuk mengembalikan kekuasaan sekutunya mantan Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi. Riyadh khawatir bahwa kolaborasi antara suku-suku Arab di dekat perbatasan dengan pasukan Yaman bisa menggagalkan efek serangan udara mereka di Yaman. (Baca juga:Arab Saudi Paksa Evakuasi Warganya Dekat Perbatasan Yaman; VIDEO)

Sumber politik mengatakan bahwa evakuasi besar-besaran dari daerah perbatasan oleh rezim Al Saud datang sebagai hasil dari ketakutan bahwa penduduk desa dan kota di daerah perbatasan Saudi bisa bergabung dengan pasukan rakyat Yaman, terutama bahwa mayoritas penduduk daerah ini disebut-sebut telah muak dengan tindakan represif dari pemerintah Saudi. Karena tindakan sektarian dan etnis rezim Al Saud selama ini menganggap mereka warga kelas dua karena mereka berasal dari wilayah Hijaz di Jazirah Arab. Hal ini sangat berlawanan dengan orang-orang dari Najd di pusat Arab Saudi yang menikmati hak-hak istimewa pekerjaan dan pendidikan.

Operasi evakuasi diperintahkan langsung oleh Mohammad bin Salman, menteri pertahanan dan anak dari raja Saudi Salman bin Abdulaziz. Perintah untuk evakuasi yang mendesak dan wajib itu diberikan setelah komite rakyat dan pasukan tentara Yaman mendekati perbatasan Saudi. (Baca juga:Saudi Bombardir Warganya Sendiri di Jizan)

Pada saat ini proses evakuasi difokuskan pada wilayah Bani Malik di barat daya Arab Saudi. Daerah ini terletak di timur laut dari provinsi Jazan. Sebelumnya pemerintah Saudi meluncurkan kampanye untuk mengevakuasi penduduk Al Rabouaa, Faifa, Khoulan, dan beberapa daerah lainnya di Jazan dan Asir. Banyak dari suku-suku yang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka di Al Zaydan dan Al Malik. Mereka disebut-sebut secara historis telah menentang rezim Al Saud.

Salah satu video yang dibuat di daerah perbatasan menunjukkan bagaimana angkatan bersenjata Saudi memaksa suku-suku itu untuk meninggalkan rumah mereka sementara mereka enggan untuk mengungsi. Video ini dibuat di sebuah pos pemeriksaan di Jizan dekat perbatasan Saudi-Yaman. Daerah ini diumumkan sebagai daerah yang berbahaya oleh pejabat Saudi dan membutuhkan evakuasi tetapi warga berpendapat bahwa tempat tinggal mereka aman dan mereka menolak untuk meninggalkannya. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment