Tanpa Rasa Salah, Israel Akui Rampas Tanah Warga Palestina untuk Pemukiman

setttt-e1470883605940.png

Kamis, 11 Agustus 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, YERUSSALEM – Pihak berwenang Israeli telah mengakui bahwa negara itu secara ilegal mengambil alih tanah milik warga Palestina di daerah pendudukan Tepi Barat dalam rangka memperluas pemukiman ilegal Ofra. (Baca juga: Runtuhnya Pengaruh Israel di Dunia)

Days of Palestine memberitakan pada Rabu, (10/08) bahwa Pemerintah Israel mengaku di Pengadilan Tinggi Israel jika mereka secara “keliru” telah mengambil alih 45 dunam dari tanah warga Palestina untuk memperluas pemukiman Ofra dekat kawasan Silwad Palestina, di timur Ramallah.

Dalam pengadilan tersebut pihak berwenang Israel juga mengatakan bahwa pemerintah Israel saat ini sedang mempersiapkan rencana baru yang mengecualikan tanah Palestina di mana sejumlah unit pemukiman dibangun. (Baca juga: Israel Culik dan Penjarakan 1 juta warga Palestina sejak 1967)

Pengakuan itu muncul setelah sekelompok warga Palestina mengajukan petisi terhadap perampasan tanah mereka, dimana petisi itu didukung dengan dokumen-dokumen yang menunjukkan kepemilikan mereka atas tanah yang dirampas tersebut.

Pengacara Tawfiq Jabareen mengatakan banyak pemukim ilegal hidup di tanah milik warga Palestina. Ia berharap pemilik tanah untuk mengajukan petisi yang menyerukan evakuasi unit pemukiman.

Di wilayah pendudukan Tepi Barat dan Yerusalem Timur, ada sekitar 300 pemukiman ilegal Israel dengan sekitar 700.000 penghuni liar ilegal Israel yang tinggal di dalamnya. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment