Terbukti Bantu Rekrut Teroris, Warga Australia ini Dijatuhi Vonis 8 Tahun Penjara

australia

Kamis, 1 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, SIDNEY – Pengadilan Australia telah menjatuhkan hukuman kepada Hamdi Alqudsi berupa hukuman penjara selama delapan tahun dengan masa non-pembebasan bersyarat enam tahun atas tindakannya membantu dalam merekrut para jihadis di Australia untuk pergi dan bergabung dengan kelompok teroris termasuk ISIS di Suriah. Hal ini dilaporkan media Australia ABC News, Kamis (01/09).

Alqudsi dinyatakan bersalah atas dakwaan membantu tujuh orang Australia untuk pergi berjihad ke Suriah. Hal ini meski dalam sidang yang memuat pengakuan pertamanya minggu lalu, Alqudsi meledak dalam tangis memohon pengampunan kepada dewan hakim dengan menyatakan dirinya sendiri tidak ada niat untuk pergi berperang di Suriah.

“Tidak ada indikasi bahwa ia bersedia mengorbankan hidup atau kebebasannya untuk hal itu (berjihad),” kata Hakim Christine Adamson.

Meski Alqudsi menyatakan dirinya bukan teroris, dan menyatakan bahwa awalnya ia berpikir ISIS akan membantu warga sipil yang ditindas di Suriah, namun para juri pengadilan telah mendengar panggilan telepon dan membaca transkrip pembicaraan antara Alqudsi dan Mohammed Ali Baryalei, seorang petinggi ISIS Australia yang dengan jelas menunjukkan keterlibatannya.

Hakim Adamson mengakui bahwa meskipun Alqudsi tidak secara langsung merekrut teroris, ia mengambil “peran penting” dalam membantu mereka sampai ke Suriah dan ia menggambarkan dirinya dalam satu percakapan sebagai “ketua dari segala sesuatu”

“Dia adalah pusat dari roda di mana tujuh orang itu (melingkarinya) dan Baryalei merupakan jari-jarinya,” (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment