Ternyata Erdogan Kirim Pasukan ke Suriah Untuk Gulingkan Assad

a95ff2d4-5922-4777-8ff8-47e6774ea44.jpg

Rabu, 30 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pasukan Turki berada di wilayah Suriah untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Kami memasuki [Suriah] untuk mengakhiri kekuasaan tiran al-Assad yang meneror atas nama negara. [Kami tidak memasuki Suriah] untuk alasan lain,” berita harian Hurriyet mengutip pernyataan Erdogan pada hari Selasa (29/11).

Dia lebih lanjut mengklaim bahwa Ankara tidak memiliki klaim teritorial di tanah Suriah dan hanya mencari “keadilan” di negeri itu. “Mengapa kita memasuki Suriah? Kami tidak memiliki mata di tanah Suriah. Masalah ini adalah untuk memberikan tanah kepada pemilik mereka yang sebenarnya. Artinya kami berada di sana untuk menegakkan keadilan.”

Dia juga mengatakan bahwa dengan “estimasi” sekitar 1 juta orang tewas di Suriah sejak konflik pecah. Pernyataan tersebut disampaikan di saat PBB menyebutkan korban tewas sekitar 400.000. [Baca; Rusia; Turki Lakukan Permainan Terselubung di Suriah]

2ac33e8d-14ab-465a-8709-3debae8a72f

“Dimana PBB? Apa yang dilakukan? Apakah itu di Irak? Tidak, Kami berbicara kesabaran tapi tidak bisa bertahan di akhir dan harus memasuki Suriah bersama-sama dengan Tentara Pembebasan Suriah [FSA],” tambahnya.

Lebih lanjut ia menuduh Dewan Keamanan PBB tidak berbuat untuk Suriah, dan menegaskan bahwa Dewan tidak berperan efektif dalam keadaan saat ini.

“Dunia ini lebih besar dari lima,” katanya mengacu pada anggota tetap DK PBB. [Baca; Militer Suriah: Turki Berbohong soal Serangan untuk Jalankan Siasat Licik di Aleppo Timur]

Kembali pada bulan Agustus, Turki melancarkan serangan ke Suriah, mengklaim bahwa hal itu dimaksudkan untuk memerangi teroris Daesh di perbatasan Suriah-Turki, dan pasukan Kurdi yang sedang berjuang memerangi ISIS. Damaskus dalam beberapa kesempatan mengutuk intervensi militer Turki sebagai pelanggaran kedaulatan.

Pasukan Turki hilang di Suriah

Sementara itu, militer Turki telah mengumumkan bahwa dua tentaranya telah hilang di utara Suriah. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Selasa, pihak militer mengatakan pencarian sedang dilakukan. [Baca; Laporan: Turki Bangun Pangkalan Militer di Aleppo Utara]

Situs berita milik teroris ISIS “Aamaq News Agency” mengklaim telah menangkap dua tentara Turki di sebuah desa dekat dengan al-Bab. [VOAI]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment