Teroris Ansar Al-Dine Akui Bertanggung jawab atas Pembunuhan Tentara Perancis di Mali

pembunuhan-diperancis

Minggu, 06 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, PARIS – Ansar Al-Dine, kelompok jihad yang memiliki hubungan dengan Al-Qaeda, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap konvoi militer Prancis di Mali utara sekitar 60 kilometer dari kota Kidal.

Satu tentara Perancis tewas dan satu lainnya terluka dalam insiden itu.

“Dua kendaraan lapis baja dalam konvoi logistik … diserang menggunakan bahan peledak,” kata Kementerian Pertahanan Perancis dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa “ledakan menyebabkan kematian Sersan Fabien Jacq, dan luka ringan bagi prajurit lain,” demikian dilaporkan AFP.

Prancis mengerahkan kontingennya di Mali, negara Afrika bekas jajahannya, di bawah alasan untuk melawan kelompok-kelompok teroris yang ada di sana pada awal 2013. Misi itu telah menempatkan lebih dari 3.500 sampai 4000 pasukan operasi Perancis yang disebut Barkhane, meliputi Mali, Chad, Burkina Faso , Niger dan Mauritania, sejak musim panas 2014.

Kolonel Patrik Steiger, juru bicara tentara Perancis di Paris, mengatakan kepada The Associated Press bahwa Jacq adalah tentara Prancis ke-18 yang tewas dalam aksi di Mali selama operasi ini. (VOAI)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment