Teroris Dukungan AS Tak Mau Pergi dari Aleppo, Rusia Tak Terkejut

ruang-operasi-militer-rusia

VOA-ISLAMNEWS.COM, ALEPPO – Staf umum Rusia mengatakan bahwa gerakan Nour al-Din al-Zenki yang didukung AS mengumumkan bahwa anggotanya tidak berniat untuk meninggalkan kota Aleppo. Sementara, tentara Suriah telah menanggapi dan melawan serangan teroris di Aleppo, akan tetapi pengeboman terhadap wilayah barat Aleppo masih terus terjadi. (Baca: Putin Siapkan Serangan Besar-besaran Tumpas ISIS di Aleppo Suriah)

Staf Umum Rusia mengatakan bahwa tentara Suriah menanggapi serangan teroris di Aleppo, namun pengeboman terhadap wilayah barat Aleppo terus terjadi, ia juga menyebutkan bahwa gerakan Nour al-Din al-Zenki yang didukung Amerika telah mengumumkan bahwa anggotanya tidak berniat untuk meninggalkan Aleppo, seperti dilansir kantor berita Almayadeen (03/11).

Dia menjelaskan bahwa Moskow tidak terkejut dengan rencana yang diumumkan gerakan Nour al-Din al-Zenki yang didukung AS yang tidak ingin meninggalkan Aleppo. (Baca: Sekjen NATO Resah Kapal Induk Rusia Menuju Aleppo)

Staf umum Rusia juga menyebutkan kematian dua tentara Suriah dan 37 warga sipil luka-luka pada 30 Oktober silam akibat serangan dari para militan yang menggunakan amunisi beracun yang merupakan senjata yang dilarang digunakan dalam peperangan itu merupakan kejahatan kemanusiaan.

Setelah dikonfirmasi, diketahui bahwa pemboman dan serangan yang dilakukan para teroris di wilayah barat Aleppo tidak berhenti, ia juga menyebutkan mengenai 64 catatan serangan bom yang telah menewaskan 127 warga sipil dan melukai 254 warga lainnya. (Baca: Komandan Operasi Aleppo: AS, Saudi dan Israel Pindahkan Teroris dari Mosul ke Suriah)

Sementara itu, Staf umum Rusia mengatakan bahwa daerah pemukiman di Bazwaia yang dekat dengan Mosul telah dibom dengan serangan yang intensif oleh pasukan koalisi pimpinan AS pada 31 oktober lalu. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment