Teroris ISIS di Mosul Berhasil Dikepung Oleh Pasukan Anti Teroris Irak

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSUL – Komandan Bagian Anti Terorisme pemerintah Iraq, Letjen Abdul-Wahab al-Saadi menyatakan kepada kantor berita almayadeen (4/11) bahwa telah dimulainya tahap memasuki distrik-distrik di Mosul dan membersihkannya dari unsur-unsur teroris ISIS.

Ia juga menjelaskan bahwa pasukan Hashd al-Shaabi telah memotong jalur ke Suriah dan mengatakan, “kami ingin memperkuat pengepungan terhadap seluruh wilayah Mosul agar militan-militan ISIS tidak bisa pergi melarikan diri”. (Baca: Dihajar Tentara Irak, Abu Bakr Baghdadi Lari Tunggang-Langgang dari Mosul)

Komandan Bagian Anti Terorisme Iraq, Letjen Abdul Wahab al-Saadi mengatakan bahwa “tahap memasuki distrik-distrik di Mosul dan pembersihan dari unsur-unsur ISIS saat ini telah dimulai, disana terdapat 50 distrik yang menjadi target pasukan Iraq, diantaranya; al-Karamah, al-Qahirah, al-Bikr, al-Arabi, al-Daldan”.

Saadi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita al-Mayadeen bahwa prioritas dalam pertama dalam pertempuran Mosul adalah menjaga keselamatan warga sipil, dan kedua adalah menjaga unit pasukan militer, sedangkan ketiga adalah menjaga infrastruktur negara hingga sampai pada penghapusan ISIS dari peta Irak. (Baca: Hasd Al-Shaabi Putus Jalur Pasokan ISIS ke Mosul)

Saadi berharap poros-poros militer lain juga bisa memasuki Mosul dari sisi lain, bersamaan dengan masuknya pasukan militer dari poros timur ke bagian kiri, sehingga menciptakan tekanan pada kelompok teroris dari segala arah.

Ia menambahkan, “telah diketahui bahwa pasukan Hashd al-Shaabi telah memotong jalur menuju Suriah, dan kami ingin memperkuat pengepungan terhadap seluruh wilayah Mosul sehingga militan-militan ISIS tidak bisa pergi melarikan diri”.

Mengenai peran pasukan koalisi dalam pertempuran Mosul, ia mengatakan bahwa peran pasukan koalisi yang dimainkan baru-baru ini terbatas pada dukungan udara dan menyediakan informasi untuk pasukan Irak dalam beberapa kasus. (Baca: Shadow Commander Tiba di Irak, Skenario ISIS-AS-Zionis Berantakan di Mosul)

Pada saat yang sama pejabat militer Irak mengatakan, “dukungan udara diperlukan”, namun ia menegaskan bahwa pertempuran tidak akan teratasi kecuali berada di atas daratan, tidak mungkin pertempuran itu teratasi kecuali jika disana terdapat pasukan di atas daratan”. (voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment