Teroris ISIS Kirim Utusan ke 5 Negara Untuk Minta Bantuan Dana

13950222000525_photoi.jpg

Minggu, 11 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, RAQQA – Para ahli kontra-terorisme mengungkap bahwa ISIS telah mengirimkan wakilnya ke lima negara untuk mengumpulkan bantuan keuangan demi membantu kelompok teroris itu bisa terus beroperasi.

“Utusan ISIS ini sekarang berada di Mesir, Arab Saudi, Kuwait, Qatar dan Aljazair untuk mengumpulkan uang guna membantu kelompok teroris itu bisa melanjutkan kegiatan terorisnya,” ahli Kelompok terror, Omar Badreddin.

Ia mencatat bahwa ISIS saat ini mengalami kondisi keuangan yang sangat buruk sementara kelompok itu masih harus terus membayar gaji para militan terornya, serta membeli senjata dan amunisi untuk melawan pasukan pemerintah di Suriah.

“Para komandan ISIS di Suriah telah mengetahui bahwa sumber daya keuangan mereka dengan cepat akan segera habis dan serangan tanpa henti oleh tentara Suriah dan angkatan udara Rusia serta serangan tentara Turki pada posisi militer mereka akan segera memotong semua jalur logistik dan suplai mereka,” tambah Badreddin.

Ia menegaskan bahwa ISIS telah mengumumkan mereka akan mengeksekusi mereka militan yang melarikan diri dari medan perang dan ini telah mengakibatkan ketidakpuasan para teroris.

“Lima utusan ISIS itu ditugaskan untuk bertemu pendukung kelompok teroris di wilayah Sina Mesir dan menerima bantuan keuangan dari mereka,” kata Badreddin.

ISIS juga telah dijanjikan untuk menerima lebih banyak prajurit baru untuk perang di Suriah dan Libya karena kelompok teroris itu telah kehilangan banyak militan selama tiga bulan terakhir.

Para komandan ISIS telah menulis beberapa surat kepada Abu Bakr al-Baghdadi dan menuntut bantuan logistik darinya, tapi bantuan itu tertunda karena serangan intensif oleh tentara Suriah pada posisi militer ISIS di Mosul dan Fallujah dalam beberapa bulan terakhir.

Pada awal Juni, sumber militer mengatakan bahwa pasukan kemajuan pesat Angkatan Darat Suriah dan pasukan mereka menuju kota Raqqa yang dikuasai ISIS dari arah yang berbeda menjadi saksi bahwa ISIS berada di ambang kehancuran penuh di Suriah.

“ISIS kini menghadapi ancaman serius di ibukotanya, kota Raqqa,” kata sumber informasi yang dikutip FNA. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment