TERUNGKAP!!! AS dan ISIS Bersekongkol dalam Serangan Deir Ezzur

13950628000740_test_photoi.jpg

Senin, 19 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, DEIR EZZUR – Sumber militer mengatakan bahwa ISIS melancarkan serangan pada posisi tentara Suriah di Deir Ezzur hanya 7 menit setelah serangan udara koalisi pimpinan AS pada hari Sabtu, dan hal ini menunjukkan bahwa serangan udara dan darat ini sangat terkoordinasi.

Sumber itu mengatakan kepada FNA, Minggu (18/09) bahwa setelah koalisi AS menyerang pangkalan udara tentara Suriah di dekat Deir Ezzur, ISIS bisa mengambil kendali penuh atas gunung al-Tharda dan pangkalan militer Deir Ezzur, menambahkan bahwa kemudian tentara dan pasukan pertahanan nasional Suriah yang segera dikerahkan di dekat pangkalan udara itu berhasil memenangkan kembali posisi tersebut dari teroris, dengan meluncurkan serangan balik. (Baca juga:Rusia Ungkap Tujuan Licik Serangan AS terhadap Tentara Suriah)

Memperhatikan bahwa Deir Ezzur sekarang mulai stabil dan tidak ada perubahan telah terjadi dalam peta militer daerah itu, sumber tersebut mengatakan bahwa dengan menyerang posisi tentara Suriah, AS berupaya untuk mencegah operasi militer yang akan memecahkan pengepungan teroris di kota itu.

Sumber itu mengatakan serangan simultan dari teroris ISIS segera setelah serangan udara koalisi adalah bukti terbaik dari koordinasi tinggi yang dilakukan antara AS dan teroris. (Baca juga:Australia Akui Jet Tempurnya Ikut Serang Tentara Suriah di Deir Ezzur)

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu lalu bahwa empat serangan terhadap posisi Suriah telah dilakukan oleh pesawat koalisi pimpinan AS, termasuk dua jet tempur F-16 dan dua pesawat pendukung A-10.

Militer Suriah menyebut pemboman itu sebagai ” agresi serius dan terang-terangan ” terhadap pasukan Suriah, dan mengatakan itu adalah “bukti” bahwa AS dan sekutunya mendukung militan ISIS. (Baca juga:Berkilah…AS Sebut Serangannya yang Tewaskan 80 Tentara Suriah adalah Kecelakaan)

Juga pada hari Minggu, juru bicara kementerian luar negeri Rusia mengecam Washington atas serangan udara terakhir di dekat Deir Ezzur, dan mengatakan langkah tersebut melayani kepentingan kelompok teror ISIS. (voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment