Turki ancam Gulingkan Assad, Rusia Tak Terima

1154328

Kamis, 1 Desember 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Moskow mewaspadai upaya militer yang saat ini tengah berusaha dilakukan dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan sah Presiden Suriah Bashar Assad. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov mengatakan hal ini pada hari Rabu (30/11) ketika seorang reporter memintanya mengomentari pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan mengatakan sebelumnya bahwa penggulingan pemimpin Suriah itu adalah merupakan tujuan dari operasi pasukan Turki ‘di wilayah Suriah.

“Kami tidak pernah memendam ilusi apapun sehubungan dengan tujuan AS dan beberapa sekutunya, terutama di kawasan, dalam proses melaksanakan kebijakan mereka terhadap Suriah,” kata Ryabkov. “Tujuan ini bukan rahasia lagi , telah dinyatakan di banyak waktu di berbagai tingkatan, termasuk di tingkat atas di Washington dan Ankara di mana mereka selalu mengatakan mereka tidak melihat masa depan untuk Suriah di bawah Assad.”

“Itu sebabnya tidak ada unsur baru dalam situasi dari sudut pandang ini, tapi mereka berusaha melakukan upaya militer konkrit sekarang untuk tujuan perubahan rezim di Damaskus,” katanya sebagaimana dikutip TASS, Kamis (01/11).

“Tindakan dan operasi pemaksaan tertentu yang dapat berlangsung dalam konteks saat ini dan fakta ini, tentu mengganggu kami,” kata Ryabkov.

Ia menekankan bahwa perubahan pasti dalam situasi keseluruhan sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir di Aleppo menyangkut evakuasi warga sipil.

“Tanpa diragukan lagi, itu membuktikan dan menegaskan kembali sepenuhnya kesesuaian tujuan yang diumumkan oleh Rusia di Suriah dengan apa yang terjadi di lapangan,” kata Ryabkov.

“Kami berjuang melawan terorisme disana, kami mencoba segala cara yang mungkin, dengan setiap langkah yang kami ambil untuk meringankan situasi kemanusiaan,” katanya.

“Dan seperti empat tahun lalu ketika dasar komunike Jenewa pada tanggal 30 Juni 2012 dibuat, kami menjunjung tinggi mengenai posisi siapa yang akan mengatur Suriah di masa depan dan apa artinya dari sudut pandang menyelesaikan masalah internal Suriah “kata Ryabkov.

“Adalah munafik dan tidak bermoral menegur Moskow dan mengatakan bahwa (Moskow) telah melakukan sesuatu yang menghambat dan menghalangi kemajuan ke arah ini,” katanya. “Hanya orang-orang yang mencoba untuk menutupi diri dengan tindakan orang lain, yang terlibat dalam rekayasa sosial dan politik di Timur Tengah, yang telah membawa begitu banyak kesengsaraan ke Libya dan Irak yang bisa melakukan hal ini.”

“Itu sebabnya sinyal-sinyal semacam ini mengkhawatirkan, meskipun saya ingin mengatakan sekali lagi bahwa kami berpikir secara berbeda dari berbagai negara lain, termasuk Turki, tentu saja, ketika menyoal masa depan dan struktur organisasi politik Suriah, “kata Ryabkov. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment