Tutup Kantor Al-Jazeera, Saudi Larang Warganya ke Qatar

Sesuai dengan pertauran yang berlaku, seseorang yang melanggar aturan larangan berpergian ke negara-negara ini, maka ia akan dilarang melakukan perjalanan hingga 3 tahun serta harus membayar denda sebesar 10.000 riyal.

Menurut surat kabar Ajel yang diterbitkan Saudi, daftar negara yang masuk dalam travel warning ini diantaranya, Iran, Irak, Yaman, Suriah, wilayah-wilayah pendudukan Israel dan Thailand, sebagaimana yang diumumkan oleh Direktorat Umum Paspor Saudi (red; imigrasi), dan saat ini ditambah Qatar. (Baca: Emir Kuwait Desak Qatar Tidak Perburuk dan Panaskan Ketegangan)

Tindakan ini dilakukan setelah keputusan yang telah diumumkan Kerajaan Saudi pada hari senin (05/06) yang berisi pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, penutupan semua jalur darat, laut dan udara, pelarangan melintasi wilayah darat, udara dan perairan Saudi, serta segera memulai prosedur hukum dalam kesepahaman dengan negara-negara sahabat untuk menerapkan langkah serupa, dengan alasan keamanan nasional dan kesepakatan internasional dan Teluk serta politik yang diterapkan Qatar selama bertahun-tahun yang lalu.

Tidak hanya itu, surat kabar Saudi “Ajel” pada hari senin (05/06) juga menegaskan bahwa buntut dari pemutusan hubungan dilomatik dengan Qatar ini juga menyebabkan kerajaan Saudi menutup semua kantor “Al-Jazeera” di wilayah kerajaan Saudi. (Baca: Dokumen Bocor, Pangeran Saudi dan Qatar Bantu Teroris Al-Qaeda dan ISIS)

Menurut surat kabar tersebut, pihak berwenang Saudi bahkan telah meminta seluruh warga  Saudi yang bekerja di Al-Jazeera dan media Qatar lainnya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan mereka, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (06/06).

Langkah ini diambil Saudi hanya beberapa jam setelah Arab Saudi, Mesir, UEA, Bahrain dan diikuti beberapa negara lainnya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan menuduh Qatar telah melindungi terorisme internasional. (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment