Universitas Al-Azhar Mesir Tolak Tesis Salafi Wahabi Untuk yang Pertama Kali

Kamis, 12 Januari 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, MESIR – Untuk pertama kalinya, pada hari Selasa (10/1), Universitas Al-Azhar menolak dan menggagalkan sebuah tesis berpaham Salafi Wahabi dalam sidang magister yang berlangsung selama tujuh jam. (Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video)

Dekan Fakultas Dakwah, Dr. Jamal Faruq al-Daqqaq menegaskan bahwa untuk pertama kalinya Al-Azhar menolak sebuah tesis yang keluar dari Manhaj Al-Azhar, Manhaj Ahlussunnah Waljamaah. Tesis tersebut merupakan hasil penelitian dari salah seorang mahasiswa Mesir yang bernama Muhammad Yusuf. Hasil penelitiannya tersebut dipandang penuh dengan pemahaman-pemahaman Salafi Wahabi yang berakidahkan tajsim dan tasybih.

Sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam itu mengangkat tema “Qadāyā al-Aqīdah ‘inda Ibn Mandah” (Akidah dalam Perspektif Ibnu Mandah), seperti dilansir dari situs ruwaqazhar (10/01).

Dalam keterangannya, Dr. Jamal Faruq mengatakan bahwa Ibnu Mandah merupakan salah seorang ulama mutaakhirin Hanabilah yang berpaham tajsim dan tasybih dalam masalah ayat-ayat dan hadis-hadis sifat. Dan ini tidak sesuai dengan Manhaj Al-Azhar yang berpegang teguh dengan Manhaj Ahlussunnah Waljamaah. (Baca: Imam Besar Al-Azhar Sheikh Ahmed al-Tayeb; Salafi Bukan Ahlisunnah)

Dewan penguji sepakat untuk menolak dan menganulir tesis tersebut dalam sidang yang berlangsung dari jam 10 pagi hingga Isya. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment