Yusuf Muhammad: ‘Kegilaan’ AHOK

ahokers

Kamis, 01 September 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta meskipun masih lama namun panasnya sudah semakin memanas, namun Ahok tidak surut dan tidak urusan dengan hal itu, dia sekarang lagi asyik bongkar-bongkar bangunan yang melanggar aturan, ujar salah satu pegiat media sosial Yusuf Muhammad dalam akun facebooknya, berikut tulisannya: (Baca juga: Taktik ‘Gila’ Jokowi Pimpin Indonesia dan ‘Bajingan’ Ahok Pimpin DKI Jakarta)

DEMI TEGAKKAN ATURAN, AHOK JADI “MENGGILA”

Sejak 71 tahun Negara Indonesia merdeka, bangsa ini seakan masih dijajah namun bukan oleh Jepang atau Belanda, melainkan oleh bangsanya sendiri.

Sudah muak rasanya negara yang besar ini tertinggal karena ulah anak bangsa sendiri yang susah diatur dan suka melanggar aturan. Semua itu dilakukan karena suatu alasan klasik, yaitu masalah perut dan ekonomi.

14203216_628725613954212_3110794677399446438_n

Karena alasan itulah banyak yang melanggar aturan, fasilitas umum pun dicolong, disrobot, digunakan demi kepentingan isi perutnya masing-masing. Nah yang buat saya paling muak adalah selama puluhan tahun pejabat pemerintahnya selalu pencitraan, suka mentolerir pelanggar aturan dan akhirnya masyarakat yang salah seakan merasa benar, padahal sudah jelas salah dan melanggar aturan. (Baca juga: Yusuf Muhammad: Peresmian Posko “Rumah Lembang” Ahok dengan Khataman Qur’an, Luar Biasa)

Trotoar dan fasilitas umum dijadikan tempat jualan, dibangun warung-warung, rumah dan sampah-sampah berserakan, bau busuk pun tercium dimana-mana. Semua tidak tertata dan seakan hidup bukan di suatu kota, melainkan dalam hutan yang penguninya para hewan-hewan liar yang tak perlu aturan.

14102350_628725577287549_2642594343510378888_n

Ahok memang gila, waktu pilkada DKI Jakarta semakin dekat bukannya pencitraan, malah bangunan liar terus ditertibkan dan dirobohkan demi menegakkan aturan. Rusunawa pun dibangun terlebih dahulu, begitu siap maka warga yang menempati bangunan liar dipindahkan. (Baca juga: Kecaman Amien Rais Terhadap Ahok: “GIMMICK” POLITIK?)

Begitulah cara memanusiakan manusia, bukan malah membiarkan mereka hidup di lingkungan yang kumuh selama puluhan tahun dengan bau busuk karena demi mempertahankan sebuah jabatan dan pencitraan.

Coba lihat dan cermati semua kota-kota maju di penjuru dunia, semuanya yang ingin bangsanya maju maka tentu akan selalu ada penertiban. Tempat-tempat yang kumuh diratakan, dan dibangun fasilitas umum atau stan-stan persewaan yang akan dapat menghidupkan perekonomian.

14203370_628725553954218_9162216778030920898_n

Jika aturan dan undang-undang dibuat untuk dilanggar, lantas buat apa membayar para anggota dewan dan pejabat negara untuk membuat aturan dan undang-undang? (Baca juga: Denny Siregar: Parpol Koalisi Keroyok Ahok)

Ahok itu menegakkan aturan dan menjalankan amanah sumpah jabatan, jadi kalau ada yang suka teriak Ahok melanggar HAM karena menegakkan aturan, maka saya curiga mereka adalah yang suka mendapat jatah dari para pelanggar aturan. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment